Selasa, Januari 6, 2026
Berita Madrasah

Berekayasa dan Berteknologi: Siswa Kelas 8 MTsN 2 Sleman Belajar Menanam dengan Polybag dalam Kegiatan P5RA

Kemenag Sleman News (MTsN 2 Sleman) — Salah satu kegiatan dalam program Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Rahmatan Lil ‘Alamin (P5RA) untuk kelas 8 MTsN 2 Sleman diisi dengan belajar menanam dengan polybag dipandu oleh Agus Hari Puji Atmoko, S.Pd., guru MTsN 2 Sleman, pada pekan lalu (14-16/10/24) di area belakang kelas VIII.

Agus Hari Puji Atmoko memberikan penjelasan kepada para siswa tentang teknik menanam tanaman menjalar di polybag. Metode ini dinilai praktis dan efisien, terutama untuk lingkungan dengan lahan terbatas. Dalam penjelasannya, ia juga memaparkan cara perawatan yang baik, mulai dari pemilihan bibit unggul, penyusunan polybag, hingga proses pemeliharaan agar tanaman dapat tumbuh dengan optimal.

“Menanam tanaman menjalar seperti kacang panjang dan pare di polybag bisa menjadi solusi berkebun di ruang terbatas. Selain itu, siswa bisa mempraktikkannya di rumah dengan mudah,” ujar Agus Hari Puji Atmoko.

Setelah mendapatkan materi, siswa langsung mempraktikkan teknik yang telah diajarkan. Mereka mulai menyiapkan lahan, mengisi polybag dengan media tanam, menanam bibit, dan menyusun polybag di lokasi yang sudah ditentukan. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman teknis kepada siswa, tetapi juga melatih mereka dalam bekerja sama dan bertanggung jawab dalam merawat tanaman.

Kepala MTsN 2 Sleman, Dra. Hj. Titik Susilawati, M.Pd., mengapresiasi kegiatan ini sebagai bagian dari upaya memberikan keterampilan hidup kepada siswa. “Kegiatan menanam ini mengajarkan siswa tentang pentingnya kemandirian dan peduli terhadap lingkungan. Selain itu, ini juga menjadi bekal mereka dalam memahami proses pertanian sederhana yang bisa dilakukan di rumah,” jelasnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa tidak hanya memperoleh keterampilan bercocok tanam, tetapi juga bisa mengaplikasikannya di kehidupan sehari-hari serta turut mendukung program ketahanan pangan dan gaya hidup ramah lingkungan. (agp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

β™Ώ Aksesibilitas