Siswa Kelas 8 MTsN 2 Sleman Belajar Beternak Lele bersama Pak Udin

Kemenag Sleman News (MTsN 2 Sleman) — Siswa kelas 8 MTsN 2 Sleman mengikuti kegiatan Penguatan Profil Pelajar Rahmatan Lil βAlamin (P5RA) yang diisi dengan materi tentang beternak lele mulai Senin sampai Rabu (14-16/10/24). Materi ini disampaikan oleh Ahmad Syaifudin Zuchry, atau yang akrab disapa Pak Udin, salah satu pegawai MTsN 2 Sleman yang memiliki pengalaman luas di bidang peternakan.
Dalam kegiatan tersebut, Pak Udin memberikan penjelasan mengenai langkah-langkah penting dalam beternak lele, mulai dari persiapan kolam, pemilihan bibit, hingga perawatan ikan lele agar bisa tumbuh dengan baik. Siswa mendapatkan pemahaman tentang bagaimana mengelola kolam yang baik, memilih bibit unggul, serta menjaga kebersihan air dan memberi pakan yang tepat.
“Beternak lele tidak hanya soal memelihara ikan, tetapi juga belajar tentang tanggung jawab dan ketekunan. Jika kalian memelihara dengan benar, hasilnya akan baik, dan ini bisa menjadi peluang usaha ke depannya,” ujar Pak Udin kepada siswa.
Setelah menerima materi, siswa langsung mempraktikkan ilmu yang didapat dengan mempersiapkan kolam ikan lele di lingkungan madrasah. Mereka dibagi ke dalam kelompok-kelompok untuk membersihkan kolam, mengatur sirkulasi air, dan menebar bibit lele sebagai bagian dari proses pembibitan. Dengan bimbingan Pak Udin serta para guru yang ditunjuk untuk terlibat sebagai fasilitator, siswa belajar secara langsung bagaimana memulai usaha peternakan lele dari nol.
Kepala MTsN 2 Sleman, Dra. Hj. Titik Susilawati, M.Pd., sangat mendukung kegiatan ini sebagai salah satu cara untuk memberikan keterampilan hidup kepada siswa. “Kegiatan P5RA ini mengajarkan siswa tentang nilai-nilai kerja keras dan tanggung jawab melalui praktik langsung beternak. Ini merupakan pengalaman yang sangat berharga untuk mereka,” ungkapnya.
Dengan kegiatan ini, diharapkan siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoretis, tetapi juga pengalaman praktis yang dapat bermanfaat bagi mereka di masa depan, baik sebagai keterampilan hidup maupun potensi usaha. (agp)
