Sabtu, Februari 7, 2026
Berita KemenagHeadline

Sasar Tiga Ponpes, Reresik Pesantren Berbasis Ekoteologi dan Kerukunan

Kemenag Sleman News – Reresik Pondok Pesantren merupakan salah satu rangkaian agenda Hari Santri 2025 yang diinisiasi oleh Kankemenag Kab. Sleman. Kegiatan berlangsung pada Selasa (21/10/2025) di tiga lokasi yakni Pondok Pesantren As Salimiyyah, Ponpes SahabatQu dan Ponpes Sunan Ampel Kab. Sleman.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman H. Nadhif didampingi Pengurus Ponpes As Salimiyah Gus Nur Kharis Salimi hadir memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan Reresik Pesantren Berbasis Ekoteologi dan Kerukunan di Pondok Pesantren As Salimiyah.

Dalam sambutannya Kakan menegaskan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk komitmen untuk mengawal agenda Hari Santri 2025. “Terima kasih, keluarga besar Kemenag Sleman telah diterima dengan ketulusan dan keikhlasan oleh Pengurus Ponpes As Salimiyah,” ucap Kakan mengawali sambutan.

Lebih lanjut, Kakan menyampaikan rangkaian agenda Hari Santri, diantaranya reresik pondok pesantren ini dengan mengangkat konsep ekoteologi artinya tidak hanya bersih-bersih pesantren namun juga turut melestarikan lingkungan sekitar.

“Mulai tahun ini dan harapannya tahun depan bisa menjangkau lebih luas dengan menggandeng lintas sektoral lainnya sehingga gaungnya tidak hanya dirasakan Kemenag namun juga dirasakan oleh pihak eksternal dan masyarakat luas,” tandasnya.

Reresik Ponpes melibatkan Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (PD IPARI) Kabupaten Sleman, dengan anggotanya yang terdiri dari para penyuluh lintas agama. “Di sinilah ada nilai-nilai penguatan moderasi beragama, saling hidup rukun sehingga konsep kerukunan beragama ini bisa diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat,” imbuhnya.

Dalam kesempatan ini, Kakan juga menyampaikan Upacara Hari Santri akan digelar 22 Oktober 2025 di lapangan Pemda Sleman dirangkai dengan karnaval yang diikuti 33 pesantren.

“Upacara Hari Santri juga diadakan di Kemenag Sleman dengan inspektur upacara Santri Peraih Juara 3 dalam MQK Internasional Ke-1. “Santri ini juga akan memainkan peran sebagai Kepala Kantor Kemenag Sleman dalam sehari termasuk memimpin rapat,” imbuhnya.

Agenda Hari Santri akan diakhiri dengan Doa dan Istighosah. “Mohon support dan dukungannya semoga rangkaian kegiatan ini bisa berjalan sukses,” pungkas Kakan mengakhiri sambutan. (tnf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

β™Ώ Aksesibilitas