Kamis, Februari 19, 2026
Berita Madrasah

Cegah Kanker Serviks Sejak Dini, Siswa MTsN 4 Sleman Ikuti Imunisasi HPV

Kemenag Sleman News (MTsN 4 Sleman) – Dalam rangka mendukung program kesehatan nasional dan menindaklanjuti surat edaran dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman nomor 443/7084 tanggal 23 Juli 2025 tentang Pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah dan Kejar HPV (Human Papillomavirus), MTsN 4 Sleman menyelenggarakan kegiatan Imunisasi Kejar HPV, Rabu (15/10/2025). Program ini merupakan langkah nyata untuk mencegah kanker serviks sejak dini dan membekali peserta didik dengan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan reproduksi.

Kegiatan imunisasi tersebut dilaksanakan di serambi Masjid Al Madinah MTsN 4 Sleman dengan bekerja sama bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Sleman. Sebanyak 25 siswi kelas IX yang telah berusia 15 tahun mengikuti kegiatan ini. Imunisasi Kejar HPV diberikan secara aman dan bertujuan memberikan perlindungan terhadap infeksi virus HPV penyebab utama kanker serviks.

Kepala MTsN 4 Sleman, Harsoyo, menyampaikan bahwa kegiatan imunisasi ini merupakan bentuk dukungan madrasah terhadap upaya pemerintah dalam menciptakan generasi muda yang sehat dan tangguh. “Kami berkomitmen mendukung program kesehatan siswa, termasuk imunisasi HPV ini. Pencegahan jauh lebih baik daripada pengobatan, dan langkah ini adalah wujud nyata perhatian madrasah terhadap kesehatan peserta didik,” ujar Harsoyo.

Sementara itu, Koordinator UKS MTsN 4 Sleman, Sunarsih, menambahkan bahwa kegiatan imunisasi telah disosialisasikan terlebih dahulu kepada siswa dan orang tua melalui surat edaran serta pendampingan petugas kesehatan. “Kami memastikan setiap siswa mendapatkan informasi yang jelas tentang manfaat dan prosedur imunisasi HPV. Alhamdulillah, semua berjalan lancar, dan para siswi juga mengikuti dengan tenang,” ungkapnya.

Petugas kesehatan dari Puskesmas Sleman juga memberikan edukasi mengenai pentingnya imunisasi HPV sebagai langkah pencegahan kanker serviks. Mereka menjelaskan bahwa virus HPV dapat menyerang perempuan sejak masa remaja, sehingga imunisasi menjadi bentuk perlindungan terbaik sebelum seseorang terpapar. Sosialisasi ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran siswa dan keluarga akan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi sejak dini. (epr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

♿ Aksesibilitas