Minggu, Januari 11, 2026
Berita Madrasah

Generasi Muda MAN 3 Sleman Luncurkan Rencana Bisnis PESISIR: Platform Kolaboratif Pelaporan Sampah Laut Berbasis Geographic Information System (GIS)

Kemenag Sleman News (MAN 3 Sleman) – Dua murid inovatif MAN 3 Sleman, Nirwasita Indrani (XII F) dan Arum Sekar Waradanti (XII G), menghadirkan sebuah terobosan bisnis sosial berbasis teknologi ramah lingkungan bernama PESISIR. Produk ini dirancang sebagai platform kolaboratif pelaporan sampah laut berbasis Geographic Information System (GIS) dengan sistem manajemen relawan berinsentif yang mampu menyatukan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan laut Indonesia.

Berangkat dari keprihatinan terhadap meningkatnya 3,22 juta ton sampah plastik per hari di kawasan pantai, PESISIR hadir bukan hanya sebagai aplikasi digital, tapi juga model bisnis hijau berorientasi sosial (social entrepreneurship).

Melalui konsep “3L: Lihat, Laporkan, Lakukan”, PESISIR mengajak pengguna untuk aktif melaporkan tumpukan sampah di pesisir, kemudian terhubung dengan relawan yang siap melakukan aksi bersih pantai.

Menariknya, setiap aksi akan tercatat di sistem dan memberikan poin penghargaan digital yang bisa ditukar dengan insentif atau sertifikat. Tak hanya berdampak ekologis, sistem ini juga menciptakan ekonomi partisipatif bagi komunitas dan relawan. Produk tersebut memiliki keunggulan dengan berbagai fitur seperti pelaporan berbasis GIS, manajemen relawan dan kegiatan, fitur donasi dan  sponsorship, penghargaan digital dan intensif relawan.

Produk ini telah diuji dengan hasil memuaskan: tingkat sampah laut menurun hingga 80% menjadi 20% pasca implementasi. Dari sisi kelayakan, PESISIR meraih skor 85 (Grade B yang berarti Excellent) dalam uji System Usability Scale (SUS) membuktikan bahwa produk ini mudah digunakan dan relevan untuk masyarakat luas.

Bukan sekadar memberikan dampak sosial, PESISIR juga menyimpan potensi ekonomi yang kuat. Dengan sistem pengelolaan yang efisien dan model bisnis yang adaptif, PESISIR tumbuh sebagai platform berkelanjutan yang tak hanya menggerakkan aksi peduli lingkungan, tetapi juga memberikan peluang keuntungan yang nyata.

Aktivitas pengguna di dalamnya berperan langsung dalam meningkatkan nilai dan kinerja bisnis. Melalui strategi digital yang terukur, PESISIR membuktikan bahwa kepedulian terhadap laut dapat berjalan seiring dengan keberhasilan usaha yang berorientasi masa depan.

Saat ditemui pada Selasa (21/10/2025), Nirwasita dan Arum mengatakan berkomitmen untuk memperluas jangkauan PESISIR ke berbagai wilayah pesisir di Indonesia melalui pengembangan versi mobile app, kerja sama dengan sekolah, komunitas, dan instansi pemerintah daerah.

“Kami ingin menunjukkan bahwa menjaga lingkungan bisa dimulai dari inovasi kecil yang berdampak besar. Melalui PESISIR, kami tidak hanya membersihkan laut, tapi juga membangun ekosistem bisnis yang berkelanjutan dan berbasis kolaborasi,” ungkap Nirwasita. (nis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

♿ Aksesibilitas