Siswa Kelas XII MAN 3 Sleman Jalani Screening Kesehatan Mental dan Jiwa

Kemenag Sleman News (MAN 3 Sleman) – Kegiatan screening kesehatan mental dan jiwa dilaksanakan hari ini, Senin (10/11/2025) oleh siswa kelas XII MAN 3 Sleman. Kegiatan ini dipandu oleh Annisa Salsabilla dan Aisyah Qonita Putri Wida, mahasiswa profesi Psikolog dari Program Studi Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM). Kegiatan ini sebagai bagian dari praktik lapangan dan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang kesehatan mental.
Menurut Annisa, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melakukan deteksi dini kondisi kesehatan mental siswa, terutama setelah mereka menjalani Tes Kemampuan Akademik (TKA). Melalui screening ini, diharapkan pihak sekolah dapat memperoleh gambaran tentang kondisi emosional dan psikologis peserta didik agar pendampingan yang diberikan dapat lebih tepat sasaran.
Sasaran screening ini yakni seluruh siswa kelas XII MAN 3 Sleman, yang sedang mempersiapkan diri menghadapi ujian akhir dan masa transisi menuju jenjang pendidikan berikutnya. Koordinator guru BK MAN 3 Sleman, Failasufah, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan ini.

“Kami sangat berterima kasih atas pelaksanaan screening kesehatan mental ini. Setelah melalui rangkaian TKA yang cukup melelahkan, kegiatan ini membantu kami memahami kondisi psikologis siswa secara lebih menyeluruh. Hasilnya akan menjadi bahan evaluasi penting bagi layanan konseling di madrasah,” ujar Faila.
Mahasiswa psikologi UGM didampingi guru BK masuk ke kelas-kelas untuk memberikan sosialisasi singkat. Selanjutnya para siswa dipersilakan untuk mengisi kuesioner melalui barcode yang dibagikan. Pengisian data berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme dari para siswa.
Pihak sekolah berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sebagai bentuk kerja sama antara MAN 3 Sleman dan Fakultas Psikologi UGM, sehingga pemantauan dan pendampingan kesehatan mental siswa dapat dilakukan secara berkesinambungan. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang sehat, adaptif, dan peduli terhadap kesejahteraan psikologis peserta didik. (riz)
