MTsN 2 Sleman Gelar Rapat Koordinasi dan Desiminasi Kemahiran Bahasa Indonesia

Kemenag Sleman News (MTsN 2 Sleman) — Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dan memperkuat sinergi antarpendidik, MTsN 2 Sleman mengadakan kegiatan Rapat Dinas dan Evaluasi Program Madrasah yang dirangkaikan dengan Desiminasi Kemahiran Bahasa Indonesia, Jumat (7/11/2025). Kegiatan ini berlangsung di ruang pertemuan madrasah dan dihadiri oleh seluruh guru serta tenaga kependidikan.
Acara dimulai pukul 13.00 WIB dengan sambutan dari Kepala MTsN 2 Sleman, Dra. Hj. Titik Susilawati, M. Pd., Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya evaluasi dan perencanaan matang untuk menghadapi program madrasah di masa mendatang.
“Rapat dinas ini bukan sekadar rutinitas, tetapi wujud tanggung jawab kita bersama dalam mengembangkan madrasah. Evaluasi perlu dilakukan agar setiap kegiatan lebih terarah dan efektif. Mari kita terus berkolaborasi demi kemajuan MTsN 2 Sleman,” ujar beliau dengan penuh semangat.
Setelah sesi evaluasi dan diskusi program kerja, kegiatan dilanjutkan dengan Desiminasi Kemahiran Bahasa Indonesia yang dipandu oleh dua guru Bahasa Indonesia, yaitu Ibu Ageng dan Ibu Dewi. Dalam sesi ini, keduanya menyampaikan berbagai inovasi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya terkait peningkatan kemampuan literasi, menulis kreatif, serta berbicara efektif di depan umum.

Ibu Ageng dalam pemaparannya menjelaskan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia perlu dirancang lebih menyenangkan dan kontekstual.
“Siswa akan lebih mudah memahami bahasa jika pembelajaran dibuat menarik dan dekat dengan kehidupan mereka. Misalnya, melalui proyek menulis, lomba pidato, atau kegiatan literasi kreatif di kelas,” jelasnya.
Sementara itu, Ibu Dewi menambahkan pentingnya kolaborasi antar guru dalam membangun budaya literasi.
“Kemahiran berbahasa bukan hanya tanggung jawab guru Bahasa Indonesia. Semua guru bisa ikut berperan dalam membiasakan siswa membaca dan menulis dengan baik,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan interaktif. Para guru aktif berdiskusi, bertukar pengalaman, dan memberikan ide-ide segar untuk diterapkan dalam pembelajaran. Suasana rapat terasa hangat, menandakan semangat kebersamaan yang kuat di antara para pendidik MTsN 2 Sleman.
Menutup kegiatan, Kepala Madrasah memberikan apresiasi kepada seluruh guru yang telah berpartisipasi aktif.
“Guru bukan hanya pengajar, tetapi juga pembelajar. Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa kita terus berproses dan berinovasi. Semoga hasil rapat dan desiminasi ini membawa dampak nyata bagi peningkatan kualitas pembelajaran di madrasah kita,” tutup beliau.
Kegiatan diakhiri dengan doa bersama dan foto bersama seluruh peserta sebagai tanda semangat baru dalam menjalankan tugas mendidik dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab.(dwk)
