Wisuda TBQ Sleman Langkah Kemenag Menyemai Generasi Qurani

Kemenag Sleman News–Kementerian Agama Kabupaten Sleman mencatat sejarah baru dengan sukses menggelar Wisuda Tuntas Baca Al-Qur’an (TBQ) tingkat SD Negeri se-Kabupaten Sleman untuk pertama kalinya, berlangsung di Hotel Prima SR pada Kamis (20/11).
Kegiatan monumental ini menjadi tonggak penting dalam penguatan literasi Qurani sekaligus menegaskan peran Kemenag Sleman sebagai motor penggerak pendidikan agama yang kolaboratif, berdampak, dan berkelanjutan.
Dalam sambutan pembuka, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, H. Nadhif, S.Ag., M.S.I, menegaskan bahwa wisuda ini bukanlah titik akhir, melainkan awal perjalanan panjang anak-anak dalam mendalami Al-Qur’an.
“Wisuda ini bukan yang terakhir. Belajar Al-Qur’an tidak ada akhirnya. Anak-anak harus terus menaikkan ‘grade’-nya hingga kelak mampu menjadi para hafidz dan hafidzah,” ujar Nadhif.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan kuat dari Dinas Pendidikan, BAZNAS, panitia, guru, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Sebagai penyelenggara kami memohon maaf apabila ada kekurangan. Terima kasih atas kolaborasi luar biasa yang menjadikan acara ini berkesan dan bermakna,” tambahnya.
Gelaran perdana ini diikuti 1.064 peserta, terdiri dari 510 wisudawan TBQ, 374 kepala sekolah, serta berbagai stakeholder pendidikan dan keagamaan. Kegiatan ini merupakan buah dari program Sleman Religi yang mendorong penguatan pembelajaran Al-Qur’an di sekolah dasar negeri, sekaligus momentum evaluasi bersama antara Kemenag dan Dinas Pendidikan.
Dalam kesempatan yang sama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Muhtadi, S.Sos., M.M., tekankan Penguatan Zakat ASN dan Sinergi Literasi Qurani.
Muhtadi menyampaikan apresiasi mendalam atas penyelenggaraan wisuda ini. Ia menegaskan bahwa sinergi lintas lembaga menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter Qurani anak-anak Sleman.
“Kami bertekad bersama teman-teman MKKS, K3S, dan ASN Dinas Pendidikan untuk mengoptimalkan zakat ASN di Kabupaten Sleman. Semoga melalui kolaborasi ini, upaya kita mendorong keimanan dan ketakwaan, khususnya dalam mempelajari Al-Qur’an, semakin kuat ke depan,” ungkapnya.
Muhtadi menilai bahwa kolaborasi dengan Kemenag Sleman selama ini telah menghadirkan dampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan agama di sekolah.
Sementara itu, Kabag Kesra Setda Sleman, Wiyoto Widodo, S.Sos., M.AP, yang hadir mewakili Bupati Sleman, menyampaikan selamat dan kebanggaan atas terselenggaranya Wisuda TBQ perdana ini.
“Saya ucapkan selamat atas Wisuda TBQ hari ini. Kegiatan ini tidak boleh menghentikan anak-anak untuk terus membaca Al-Qur’an. Kalian adalah generasi terbaik yang mempelajari Al-Qur’an,” pesannya.
Ia menegaskan bahwa upaya ini sejalan dengan visi Bupati Sleman untuk membangun masyarakat yang religius dan berkarakter.
“Amalkan apa yang kalian pelajari. Semoga ini menjadi bekal kalian untuk jenjang selanjutnya dan menjadi bagian dari generasi emas Indonesia,” tambahnya.

Wiyoto turut menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah bekerja keras menyukseskan acara.
Wisuda TBQ pertama ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi bagi para siswa, tetapi juga langkah konsolidasi untuk memperkuat kualitas pelaksanaan Program Sleman Religi. Dengan menggabungkan kekuatan Kemenag Sleman, Dinas Pendidikan, BAZNAS, kepala sekolah, guru, serta masyarakat, kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi pendidikan umum dan pendidikan keagamaan mampu melahirkan gerakan literasi Al-Qur’an yang berdampak luas.
Kemenag Sleman melalui program ini menegaskan posisinya sebagai lembaga yang aktif menginisiasi, mengawal, dan mengakselerasi terbentuknya generasi Qurani yang cerdas, berakhlak, dan berkarakter.
Kegiatan ditutup dengan harapan bersama agar tradisi membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an terus tumbuh sebagai budaya mulia di Kabupaten Sleman.

