Kesbangpol Sleman Gelar Sosialisasi Bhinneka Tunggal Ika di MAN 3 Sleman

Kemenag Sleman News (MAN 3 Sleman) — Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sleman menyelenggarakan Sosialisasi Bhinneka Tunggal Ika di Ruang AVA MAN 3 Sleman, Rabu (19/11/2025). Kegiatan berlangsung pukul 09.00–12.15 WIB dan diikuti oleh 75 siswa perwakilan dari seluruh kelas, yang dipilih untuk memperkuat pemahaman kebangsaan di lingkungan sekolah.
Sosialisasi ini menghadirkan empat narasumber dari berbagai instansi. Dra. Muslimatun dari DPRD DIY membuka sesi dengan menekankan pentingnya menjaga nilai kebangsaan dan semangat persatuan sebagai identitas bangsa Indonesia. Ia mengajak para siswa untuk memandang perbedaan sebagai kekayaan bangsa.
Selanjutnya, Mayor Penerbang Misbahuddin dari Lanud Adisutjipto Yogyakarta, yang memberikan pemahaman mengenai bela negara. Ia menjelaskan bahwa bela negara tidak hanya dilakukan melalui tugas militer, tetapi juga melalui disiplin, cinta tanah air, dan kontribusi positif dalam kehidupan sehari-hari.
“Generasi muda memiliki peran besar menjaga keutuhan bangsa melalui sikap dan tindakan sederhana yang konsisten,” ujarnya.

Dari FKPT DIY, Djulie Sugiharto, S.Sos., MP. menyampaikan pentingnya kewaspadaan terhadap radikalisme dan intoleransi. Ia mengingatkan siswa agar cermat dalam menerima informasi dan tidak mudah terpengaruh oleh konten provokatif.
Sementara itu, Hendra Sigalingging, dosen Universitas Kristen Duta Wacana, memberikan materi yang menyoroti pentingnya toleransi dalam kehidupan multikultural. Ia juga mengingatkan tentang bahaya media sosial, terutama terkait ujaran kebencian, hoaks, dan perilaku intoleran yang mudah menyebar. Dalam paparannya, ia mengajak siswa untuk bijak bermedia sosial dan menjaga etika digital.
“Media sosial bisa menjadi ruang positif jika digunakan dengan kesadaran dan tanggung jawab,” jelasnya.
Kegiatan ini turut dipantau dan didukung oleh jajaran Kesbangpol DIY, yakni Susanti, SE., MM, Wiji Purnomo, dan Mutia, yang memastikan jalannya kegiatan berlangsung aktif dan kondusif.
Para peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, terutama pada sesi diskusi yang membuka ruang tanya jawab antara siswa dan narasumber. Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini sebagai wujud penguatan karakter kebangsaan di lingkungan madrasah.
Dengan terselenggaranya sosialisasi ini, diharapkan para siswa MAN 3 Sleman mampu mengamalkan makna Bhinneka Tunggal Ika serta menjadi generasi yang toleran, bijak bermedia sosial, dan memiliki semangat bela negara. (riz)
