Minggu, Februari 8, 2026
Berita Madrasah

MAN 3 Sleman Ikuti Sosialisasi Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Film “Cyberbullying”

Kemenag Sleman News (MAN 3 Sleman) – Dalam rangka program Nasional Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) melalui media film, Kanwil Kementerian Agama DIY menggelar kegiatan sosialisasi pemutaran film edukatif bertema “Cyberbullying”. Kegiatan ini menjadi upaya strategis untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat madrasah terhadap pentingnya perlindungan di dunia maya, khususnya bagi anak-anak dan remaja yang rentan menjadi korban perundungan siber.

Film “Cyberbullying” menghadirkan kisah nyata mengenai ancaman kejahatan digital dan dampaknya terhadap kesehatan mental remaja. Melalui visual yang mudah dipahami, film ini memberikan edukasi mengenai bagaimana siswa, guru, dan masyarakat dapat bersama-sama mencegah, mendeteksi, dan menangani bentuk-bentuk kekerasan di ranah digital.

Rabu (19/11/2025), MAN 3 Sleman mengirimkan perwakilan yang terdiri dari Siti Mutmainah selaku wakil kepala bidang kesiswaan, Nia Anggela, guru BK, serta tiga siswa dari Dewan Siswa MAN 3 Sleman untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Menteri Agama RI, KH. Nasaruddin Umar, dalam sambutannya yang disampaikan secara daring, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap inisiatif edukasi melalui film ini. Beliau menegaskan bahwa isu cyberbullying bukan sekadar tren, tetapi ancaman nyata yang harus ditangani secara serius.

“Penguatan karakter melalui media film adalah langkah tepat. Kami mendukung penuh upaya untuk mencegah perundungan, baik di madrasah maupun pondok pesantren. Lingkungan pendidikan harus menjadi ruang yang aman bagi siswa dan santri untuk tumbuh menjadi generasi berakhlakul karimah,” tegas Menag.

Sambutan juga disampaikan oleh Abduh Naim, Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag DIY, yang sekaligus membuka acara secara resmi. Beliau mengajak seluruh pendidik untuk menjadikan materi dalam film ini sebagai pemantik gerakan anti-perundungan di madrasah.

Siti Mutmainah mewakili MAN 3 Sleman menyampaikan bahwa pemutaran film ini sangat relevan dengan kebutuhan madrasah saat ini. Film “Cyberbullying” membuka wawasan baru bahwa kejahatan tidak hanya terjadi di dunia nyata, tetapi juga di dunia digital.

Sementara itu, Nia Anggela, menambahkan bahwa materi dalam film ini dapat menjadi bahan refleksi bagi siswa, guru, dan orang tua. Tiga perwakilan Dewan Siswa MAN 3 Sleman turut memberikan kesan yang mendalam setelah mengikuti kegiatan tersebut.

“Film tadi mengajarkan kepada kita semua bahwa cyber bullying itu sangat berbahaya. Pada poin pentingnya adalah media sosial dapat membuat orang menjadi mentalnya down karena perkataan dan cyber bullying itu maka dari itu, saya menyarankan untuk seluruh siswa-siswi mayoga untuk menonton film tersebut,” ujar Zaki salah satu siswa yg mengikuti kegiatan ini.

Kegiatan sosialisasi ini menjadi salah satu langkah nyata Kementerian Agama dalam mewujudkan madrasah sebagai lingkungan yang aman dan ramah bagi peserta didik. Melalui pendekatan visual edukatif, siswa diharapkan mampu memahami risiko dunia digital sekaligus membangun karakter kuat untuk melawan segala bentuk kekerasan siber. (nia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

♿ Aksesibilitas