Sabtu, Januari 24, 2026
Berita Madrasah

Pertandingan Bulu Tangkis HAB ke-80: Tim Sleman Raih Juara, Guru MAN 3 Sleman Ikut Berkontribusi

Kemenag Sleman News (MAN 3 Sleman) — Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama, Kanwil Kementerian Agama DIY menggelar Pertandingan Olahraga HAB tingkat antarkemenag se-DI Yogyakarta. Salah satu cabang yang dipertandingkan adalah bulu tangkis beregu yang berlangsung pada Kamis (4/12/2025) di GOR Kalurahan Pleret, Bantul.

Pertandingan ini diikuti enam tim bulu tangkis beregu, masing-masing dari Kanwil Kemenag DIY, Kemenag Kota Yogyakarta, Kemenag Sleman, Kemenag Bantul, Kemenag Kulonprogo, dan Kemenag Gunungkidul. Para peserta terbagi dalam dua pool, yaitu Pool A (Kota, Kulonprogo, Gunungkidul) dan Pool B (Kanwil, Sleman, Bantul).

MAN 3 Sleman turut ambil bagian dalam ajang ini melalui dua wakilnya, yakni Isnan Aziz Hisbullah (Ganda Putra Umum) dan Hurun’in (Ganda Campuran). Keduanya memperkuat tim Kemenag Sleman dalam pertandingan beregu.

Babak final berlangsung ketat. Juara Pool A (Kemenag Kota) berhadapan dengan Juara Pool B (Kemenag Sleman). Pertandingan sengit ini akhirnya dimenangkan oleh tim Sleman yang berhak menyandang gelar Juara 1, disusul Kota sebagai Juara 2. Sementara itu, perebutan posisi ketiga antara runner-up Pool A (Gunungkidul) dan runner-up Pool B (Bantul) dimenangkan oleh Gunungkidul sebagai Juara 3.

Bagi Hurun’in, guru Geografi MAN 3 Sleman yang baru pertama kali mengikuti ajang ini, pengalaman tersebut memberikan kesan tersendiri. “Ini pengalaman berharga karena baru pertama ikut tahun ini. Meskipun cukup melelahkan, tetapi saya bangga bisa ikut berkontribusi dan melihat tim Sleman meraih juara. Selain meningkatkan kemampuan dan sportivitas, kegiatan seperti ini mengajarkan kerja sama, ketangguhan, dan rasa percaya diri,” ungkap Uun, demikian sapaan akrabnya.

Ia juga menyampaikan harapannya terhadap keberlanjutan kegiatan olahraga di lingkungan Kemenag. “Semoga kegiatan seperti ini terus memberi ruang bagi bakat, semangat, dan sportivitas guru serta pegawai. Yang terpenting, olahraga menjadi sarana memperkuat kebersamaan dalam persaudaraan,” tutupnya. (uun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

♿ Aksesibilitas