PKKM 2025: Kepala Madrasah Paparkan Capaian, Program, dan Inovasi MTsN 4 Sleman

Kemenag Sleman News (MTsN 4 Sleman) – Pelaksanaan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) Tahun 2025 di MTsN 4 Sleman berlangsung lancar, Senin (8/12/2025). Hadir sebagai tim penilai antara lain Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag DIY Sidik Pramono, Ketua Tim Kelembagaan Kanwil Kemenag DIY Abdul Naim, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Sleman Tulus Dumadi, serta Pengawas Kemenag Sleman Ida Uswatun Hasanah dan Asih Budiati.
Kehadiran tim penilai disambut hangat dengan penampilan karawitan dan tarian abyor oleh salah satu siswa, Gesthi Ajeng Pinasti. Sambutan seni tersebut menciptakan suasana akrab dan menggambarkan iklim madrasah yang menjunjung nilai budaya, kreativitas, dan kebersamaan. Nuansa ini sekaligus menunjukkan karakter MTsN 4 Sleman yang mengintegrasikan prestasi akademik dan penguatan karakter melalui seni.
Pada sesi presentasi, Kepala MTsN 4 Sleman secara aktif memaparkan capaian, program, dan inovasi sepanjang tahun 2025 melalui tayangan video rangkuman kegiatan. Harsoyo menyampaikan, “Kami menggerakkan seluruh potensi madrasah untuk menghadirkan layanan pendidikan yang bermutu, adaptif, dan berkarakter. Setiap program kami rancang berbasis kebutuhan siswa dan tantangan zaman,” ungkapnya. Pemaparan tersebut menampilkan berbagai praktik baik, prestasi, serta inovasi yang telah dijalankan secara konsisten.

Penilaian PKKM mencakup lima kompetensi utama, yakni Kompetensi Kepribadian, Sosial, Profesional, Kewirausahaan, serta Kontrak Prestasi. Memasuki sesi refleksi, Sidik Pramono menyampaikan umpan balik konstruktif. Sidik Pramono menyatakan, “Ke depan, penguatan inovasi berbasis data dan keberlanjutan program perlu terus dijaga agar dampaknya semakin luas,” tuturnya.
Dalam refleksinya, Sidik Pramono menegaskan bahwa PKKM tidak berdiri semata sebagai penilaian personal kepala madrasah. “PKKM mencerminkan kinerja seluruh komponen madrasah. Dari cara madrasah mengelola program, mencapai prestasi, hingga menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan,” tegasnya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Pengawas Kemenag Sleman, Ida Uswatun Hasanah menyoroti kemitraan strategis yang telah dibangun madrasah. “MTsN 4 Sleman aktif menjalin kerja sama dengan Brimob dan pondok pesantren dalam pembentukan karakter positif siswa. Langkah ini konkret dan relevan dengan kebutuhan pembinaan karakter remaja,” ungkapnya. Di akhir kegiatan, seluruh pihak sepakat menjadikan hasil PKKM sebagai pijakan perbaikan dan penguatan mutu pendidikan MTsN 4 Sleman ke depan. (epr)
