Kamis, Januari 15, 2026
Berita KemenagHeadline

Kakankemenag Sleman Dorong Regenerasi dan Digitalisasi Koperasi dalam Rapat Anggota Khusus KPRI KIPAS

Kemenag Sleman News — Penguatan tata kelola dan arah pengembangan Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) KIPAS Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman menjadi fokus utama dalam Rapat Anggota Khusus yang digelar di Gedung KPRI KIPAS, Sabtu (20/12/2025).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Kantor Kemenag Sleman H. Nadhif selaku pembina koperasi, jajaran pengurus harian KPRI KIPAS, dewan pengawas, serta perwakilan anggota sebagai bentuk komitmen bersama dalam membangun koperasi yang sehat, transparan, dan berkelanjutan.

Membuka rapat, Ketua KPRI KIPAS Muh. Wazid menegaskan bahwa koperasi yang telah berusia lebih dari enam dekade membutuhkan pembaruan tata kelola yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Salah satunya melalui penyusunan draf perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), khususnya terkait pembatasan masa jabatan pengurus dan pengawas guna memperkuat akuntabilitas dan regenerasi.

“KIPAS sudah berusia lebih dari 60 tahun. Sudah saatnya kita mendorong akuntabilitas dan regenerasi agar seluruh anggota memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi aktif dalam koperasi,” tegasnya.

Dalam arahannya, Kepala Kantor Kemenag Sleman H. Nadhif mengapresiasi terselenggaranya Rapat Anggota Khusus tersebut dan berharap forum ini mampu melahirkan keputusan strategis yang berpihak pada kepentingan anggota.

“Tujuan utama koperasi adalah mensejahterakan anggotanya. Aspirasi yang dibawa dari anggota, dewan pengawas, dan pengurus merupakan modal penting untuk melahirkan kebijakan yang adil dan berorientasi pada kemajuan koperasi,” ujar H. Nadhif.

Lebih lanjut, H. Nadhif mengaitkan penguatan koperasi dengan refleksi historika Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80, sekaligus menyoroti tantangan koperasi di era transformasi digital. Ia mendorong KPRI KIPAS untuk adaptif terhadap digitalisasi, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta mengambil peran dalam program pemberdayaan ekonomi umat.

“Ke depan, koperasi perlu menguatkan kerja sama pentaheliks. Dengan sinergi yang kuat, saya yakin KPRI KIPAS akan semakin berkembang dan diminati, tidak hanya oleh anggota tetapi juga masyarakat luas,” pungkasnya.

Melalui rapat anggota khusus ini, KPRI KIPAS diharapkan mampu memperkokoh fondasi kelembagaan, memperkuat daya saing, serta terus tumbuh sebagai koperasi modern yang relevan dengan tantangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai sejarah dan pengabdian yang menjadi ruh Kementerian Agama. (isa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

♿ Aksesibilitas