Mengisi Waktu Luang Berjualan Kudapan Berbahan Pisang dengan Hati Riang
Kemenag Sleman News (MAN 4 Sleman) – Hampir 600 orang tua atau wali murid datang ke madrasah untuk mengambil rapor hasil belajar putra-putrinya. Pengurus OSIS Pratisma MAN 4 Sleman pun bertugas membantu melayani kedatangan mereka. Bagi aktivis OSIS kedatangan orang tua dan wali murid juga merupakan peluang. “Kami jualan produk snack berbahan ketela dan pisang dengan berbagai rasa. Target penjualan kepada orang tua dan temen-temen yang mengantar,” ujar Dafa Hari Wijaya saat menjaga di stand penjualan di halaman madrasah Jum’at (19/12/2025).
Dafa menegaskan Pengurus OSIS berbagi tugas membantu madrasah dalam penerimaan rapor, seperti mendampingi para wali kelas, menata kendaraan, memandu tamu-tamu, orang tua atau wali murid yang hadir. “Ada yang bertugas berjualan, menunggu stand, ada yang promosi. Kami kerja sama dengan PT Saynana memasarkan produk, keuntungan penjualan untuk menambah kas OSIS,” katanya. Promosi produk juga kepada guru dan pegawai dengan harapan target penjualan dapat tercapai, imbuhnya.
Terkait produk apa yang dijual, Dafa pun memaparkan, “Dari keripik singkong pedes seblak, balado dan BBQ yang rasanya nagih. Ada juga keripik pisang manis—original, coklat, strawberry, green tea. Semua siap nemenin hari kamu dari awal sampai akhir,” ujarnya berpromosi. Mereka juga menawarkan produk-produk melalui media sosial di grup-grup WA yang ada di madrasah. Pengunjung yang datang pun bisa mencicipi tester 8 (delapan) jenis produk yang dipasarkan.
“Ini murni ide anak-anak, kami mendukung kegiatan positif ini sebagai bagian dari penanaman mental wirausaha. Mereka juga sudah merancang beberapa program kegiatan untuk tahun depan, mencari sponsorship, dan kali ini penggalangan untuk menambah kas,” kata Pembina OSIS Pratisma Agus Musthofah. Anak-anak yang berjumlah 14 ini melihat peluang, mengisi waktu luang berjualan snack berbahan ketela dan pisang dengan hati riang. Riang artinya tulus dari hati mereka dan tidak ada paksaan, tegas Agus.
“Terimakasi sudah memberikan kepercayaan kepada kami untuk kerjasama bersama Saynana, ini menjadi pengalaman pertama kami melakukan sponsor di sebuah acara,” ujar Azka Faris Lombu, yang dalam kepengurusan menjadi Koordinator Bidang Olah Raga dan Seni Budaya.
Kepala MAN 4 Sleman Ahmad Arif Makruf menyambut baik inisiatif pengurus OSIS dengan berjualan produk-produk kreatif praktis ini. “Sejalan dengan slogan kita, Madrasah Teristimewa. Teristimewa berarti terdepan dalam prestasi dan bermental wirausaha. Inilah kegiatan nyata untuk menanamkan dan menumbuhkan mental wirausaha bagi murid,” tegas Arif. (Edy)
Berita ini kami kirim ke Sembada Media Center Komdigi Kabupaten Sleman


