Mengakhiri Masa Tugas dengan Penuh Makna, Kakankemenag Lepas PPNPN Penjaga dan Pramubakti KUA Tahun 2025

Kemenag Sleman News — Suasana hangat dan penuh keharuan mewarnai kegiatan Perpisahan dan Silaturahmi PPNPN Penyuluh dan Pelaksana KUA se-Kabupaten Sleman Tahun 2025 yang digelar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman di Aula Lantai 3, Senin (5/1/2026).
Sebanyak 21 orang PPNPN dari unsur penyuluh dan pramubakti KUA mengikuti kegiatan tersebut sebagai penanda berakhirnya masa tugas mereka.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Sleman, H. Nadhif, didampingi Kasubbag Tata Usaha, Kasi PAIS, serta sejumlah pejabat fungsional teknis di lingkungan Kankemenag Sleman. Kehadiran para pimpinan menjadi bentuk penghormatan dan apresiasi atas pengabdian yang telah diberikan para PPNPN selama bertahun-tahun.
Dalam sambutannya, H. Nadhif menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan mendalam atas dedikasi yang telah dicurahkan para penyuluh dan pelaksana KUA. Menurutnya, kontribusi para PPNPN memiliki peran penting dalam mendukung suksesnya berbagai program layanan keagamaan di Kemenag Sleman.
“Kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih yang setulus-tulusnya atas pengabdian Bapak dan Ibu selama ini. Kebersamaan yang telah terjalin memberikan kontribusi nyata bagi terlaksananya program-program Kementerian Agama. Semoga setiap ikhtiar menjadi ladang ibadah dan jalan untuk terus berkarya dalam pengabdian kepada masyarakat,” ungkap H. Nadhif.
Lebih lanjut, H. Nadhif menjelaskan bahwa kebijakan pemberhentian ini merupakan bagian dari pelaksanaan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara.
“Kami memahami ini bukan hal yang mudah. Namun sebagai eksekutor regulasi, kami harus menjalankan ketentuan perundang-undangan. Mulai tahun 2026, tenaga yang tidak masuk kategori ASN tidak dapat lagi dianggarkan. Dengan berat hati, kami sampaikan hal ini seraya memohon pengertian,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor juga menyampaikan doa dan harapan terbaik bagi seluruh PPNPN yang telah menyelesaikan masa tugasnya.
“Saya doakan semoga pengabdian Bapak dan Ibu mendapat pahala dan rida Allah SWT, serta diganti dengan kompensasi terbaik dari-Nya. Mohon maaf atas segala kekurangan selama kita membersamai di Kemenag. selamat kembali ke tengah masyarakat, dan semoga tali silaturahmi tetap terjaga,” imbuhnya.
Sementara itu, mewakili seluruh PPNPN, Dalwanudin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan Kemenag Sleman. Ia mengaku banyak memperoleh pengalaman berharga selama mengabdi, salah satunya saat terlibat sebagai pembina Musabaqah Qiraatul Kutub (MQK) hingga berhasil meraih prestasi di tingkat nasional.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan kesempatan yang diberikan. Pengalaman di Kemenag Sleman menjadi berkah besar bagi kami. Semoga ke depan kita semua tetap bisa terus berkarya dan memberikan manfaat bagi umat,” tuturnya.
Menutup kegiatan, H. Nadhif menyampaikan ungkapan terima kasih dalam nuansa kearifan lokal, seraya mengajak seluruh pihak untuk saling memaafkan dan menjaga kebersamaan. (isa)
