Peringati HAB ke-80 Kemenag RI, MTsN 4 Sleman Gelar Khataman Al-Qur’an

Kemenag Sleman News (MTsN 4 Sleman) – Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80, MTsN 4 Sleman menyelenggarakan kegiatan Khataman Al-Qur’an, Jumat (2/1/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan madrasah dan diikuti oleh seluruh guru serta pegawai.
Khataman Al-Qur’an tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Panitia HAB ke-80 Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman Nomor 55/Pan.HAB-80/12/2025 tentang pelaksanaan Khataman Al-Qur’an di seluruh satuan kerja, termasuk madrasah negeri, yang dilaksanakan serentak pada Jumat, 2 Januari 2026 di satker masing-masing.
Sesuai dengan edaran tersebut, madrasah negeri ditargetkan melaksanakan 17 kali khataman Al-Qur’an sebagai bagian dari total 80 khataman yang dicanangkan oleh Kemenag Kabupaten Sleman. MTsN 4 Sleman berpartisipasi aktif dengan membagi bacaan Al-Qur’an kepada guru dan pegawai, masing-masing membaca 1 hingga 2 juz sesuai pembagian yang telah ditentukan, sehingga secara keseluruhan dapat menyelesaikan dua kali khataman Al-Qur’an secara bersama-sama.

Kepala MTsN 4 Sleman, Harsoyo, menyampaikan bahwa kegiatan khataman ini merupakan sarana meningkatkan keimanan dan kebersamaan warga madrasah. “Melalui khataman Al-Qur’an ini, kami berharap seluruh civitas MTsN 4 Sleman semakin memperkuat nilai-nilai religius, keikhlasan dalam bekerja, serta semangat pengabdian kepada Kementerian Agama,” ujarnya.
Lebih lanjut, Harsoyo menegaskan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini selaras dengan tema besar Hari Amal Bakti, yakni memperkokoh komitmen melayani umat. Harsoyo menilai bahwa membumikan Al-Qur’an di lingkungan madrasah menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter pendidik dan tenaga kependidikan yang berintegritas.
Koordinator Keagamaan MTsN 4 Sleman, Enny Nurhidayatiningsih, menjelaskan bahwa teknis pelaksanaan khataman telah diatur agar berjalan tertib dan khusyuk. “Setiap guru dan pegawai mendapatkan pembagian juz yang proporsional, sehingga seluruh bacaan dapat diselesaikan tepat waktu dengan tetap menjaga kualitas tilawah,” tuturnya. (epr)
