Jumat, Januari 30, 2026
Berita KemenagHeadline

Menuju Sleman Religi, Kemenag Siapkan Lomba Gen Z Cinta Masjid 2026

Kemenag Sleman News (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, H. Nadhif, S. Ag. M. SI., didampingi Pelaksana Tugas Kepala Seksi Bimas Islam (Plt Kasi Bimas Islam), memimpin rapat koordinasi persiapan Lomba Gen Z Cinta Masjid Tahun 2026 di Kabupaten Sleman. Kegiatan ini menjadi bagian dari amanah Pemerintah Daerah dalam upaya memperkuat peran generasi muda dalam memakmurkan masjid.

Dalam arahannya, Kakan Kemenag Sleman menegaskan bahwa program ini lahir dari keresahan bersama akan menurunnya keterlibatan Gen Z dalam aktivitas masjid. Melalui lomba dan rangkaian survei yang akan dilakukan, Kemenag Sleman ingin mendorong generasi muda kembali dekat dan aktif memakmurkan masjid di lingkungan tempat tinggalnya.

“Ini bagian kecil dari peran kita terhadap Gen Z agar mereka dapat mengamalkan ajaran agamanya secara nyata. Salah satunya dengan menyurvei tingkat keaktifan mereka dalam melaksanakan shalat berjamaah di masjid,” ujar Nadhif.

Ia menjelaskan, hasil survei tersebut nantinya akan menjadi dasar penyusunan rekomendasi dan tindak lanjut program turunan yang akan dijalankan oleh Kementerian Agama. Oleh karena itu, pelaksanaan survei harus dilakukan secara objektif, apa adanya, dan tanpa muatan kepentingan tertentu.

“Program ini bukan untuk tujuan pencitraan. Jalankan secara jujur agar tidak mencederai tujuan utama kita,” tegasnya.

Lebih lanjut, fokus utama program Gen Z Cinta Masjid diarahkan pada terwujudnya kemakmuran masjid yang nyata, yang diukur dari hidupnya shalat berjamaah, serta meningkatnya keaktifan pemuda dalam shalat berjamaah, belajar dan membaca Al-Qur’an. Waktu shalat Maghrib dipilih sebagai waktu utama observasi karena dinilai strategis sebagai momen berkumpulnya pemuda dan berlangsungnya aktivitas Al-Qur’an di masjid.

Kakan Kemenag Sleman berharap, program ini dapat memberikan dampak besar bagi masyarakat dan menjadi langkah konkret dalam mewujudkan Sleman sebagai kabupaten yang religius. (Aji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

♿ Aksesibilitas