Apel Pagi MAN 3 Sleman: Tekankan Penguatan Pondasi Diri dari Filosofi Bambu Cina

Kemenag Sleman News (MAN 3 Sleman) — MAN 3 Sleman melaksanakan apel pagi yang berlangsung dengan khidmat dan tertib di halaman depan madrasah pada Senin, (12/1/2026). Apel pagi ini diikuti oleh seluruh siswa kelas XI, para guru, serta pegawai MAN 3 Sleman.
Petugas apel pada kesempatan tersebut berasal dari siswa kelas XI A. Sementara itu, pembina apel adalah Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Nurudin Mahmud. Dalam amanatnya, Nurudin menyampaikan filosofi bambu Cina yang sarat makna dan relevan bagi para siswa, khususnya kelas XI.
Ia menjelaskan bahwa bambu Cina membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menguatkan akar sebelum akhirnya tumbuh tinggi menjulang. Filosofi ini mengajarkan bahwa kesuksesan tidak dapat diraih secara instan, melainkan memerlukan pondasi yang kokoh, kesiapan dalam menghadapi berbagai cobaan, serta kemampuan untuk tumbuh dan beradaptasi dengan keadaan. Seperti bambu yang lentur namun kuat menghadapi angin, manusia juga dituntut untuk tangguh dan fleksibel dalam menjalani proses kehidupan.
Nurudin juga mengingatkan siswa kelas XI agar mulai mengurangi waktu bermain gadget. “Kelas XI merupakan fase penting untuk menguatkan pondasi akademik dan karakter sebagai persiapan memasuki kelas XII. Fokus belajar, kedisiplinan, dan pengelolaan waktu menjadi kunci utama dalam meraih prestasi di masa depan,” ujarnya.

Apel pagi diakhiri dengan penyerahan apresiasi atas prestasi siswa. Penghargaan diberikan kepada Dzakira Talita Zahra, siswa kelas XI G, yang berhasil meraih juara 3 pada ajang Indonesia Superfight 3 Taekwondo Championship 2025 tingkat nasional. Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa MAN 3 Sleman untuk terus berusaha, berprestasi, dan mengharumkan nama madrasah. (est)
