Deteksi Dini Kesehatan Siswa, Puskesmas Prambanan Gelar Skrining di MTsN 8 Sleman

Kemenag Sleman News (MTsN 8 Sleman) — Puskesmas Prambanan melaksanakan kegiatan screening kesehatan bagi siswa kelas VIII MTsN 8 Sleman pada Senin (14/01/2025). Kegiatan ini berlangsung di Perpustakaan Madyadesta MTsN 8 Sleman dan diikuti oleh seluruh siswa kelas VIII sebagai bagian dari upaya deteksi dini kondisi kesehatan peserta didik agar dapat menunjang proses pembelajaran yang optimal.
Kegiatan skrining ini mencakup berbagai aspek kesehatan secara komprehensif. Pada tahap awal, para siswa menjalani pendataan dan pemeriksaan terkait riwayat penyakit, skrining hepatitis B dan C, asupan makanan dan gaya hidup, skrining tuberkulosis (TB), serta pemeriksaan kesehatan jiwa yang meliputi tingkat kecemasan dan depresi, serta kebugaran fisik. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memetakan kondisi kesehatan siswa secara menyeluruh, baik dari aspek fisik maupun mental.
Selanjutnya, siswa mengikuti pemeriksaan fisik lanjutan yang meliputi pengukuran antropometri (tinggi dan berat badan), pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan mata dan telinga, kebersihan diri, kesehatan gigi dan mulut, serta skrining kesehatan reproduksi. Selain itu, dilakukan pula pendataan riwayat imunisasi dan skrining malaria sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit menular. Siswa yang teridentifikasi memerlukan pemeriksaan atau penanganan lebih lanjut akan dirujuk ke fasilitas kesehatan yang sesuai untuk mendapatkan tindak lanjut medis.

Kepala MTsN 8 Sleman, Agus Sholeh, S.Ag., menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang terjalin antara madrasah dan Puskesmas Prambanan. Menurutnya, kegiatan ini sangat penting dalam mendukung kualitas pendidikan di madrasah. “Kesehatan adalah fondasi utama keberhasilan belajar. Melalui kegiatan screening ini, kami dapat mengetahui kondisi kesehatan siswa secara lebih akurat sehingga sekolah bisa memberikan dukungan yang tepat. Kami sangat berterima kasih kepada Puskesmas Prambanan atas perhatian dan layanan yang diberikan kepada peserta didik kami,” ujar Agus Sholeh, S.Ag.
Koordinator UKS MTsN 8 Sleman, Dra. Hj. Siti Nursafangatun, menambahkan bahwa kegiatan skrining ini juga menjadi bagian dari penguatan layanan UKS di madrasah. “Data hasil pemeriksaan ini akan sangat bermanfaat sebagai dasar pemantauan kesehatan siswa. Jika ditemukan keluhan atau indikasi penyakit tertentu, kami bersama pihak puskesmas akan segera menindaklanjuti melalui rujukan maupun pendampingan,” jelasnya.
Sebagai bagian dari program berkelanjutan, kegiatan screening kesehatan ini dilaksanakan secara bertahap untuk seluruh jenjang. Skrining bagi siswa kelas VII telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya, sementara siswa kelas IX dijadwalkan akan mengikuti screening kesehatan pada Senin (19/01/2025). Dengan pola bertahap ini, MTsN 8 Sleman dan Puskesmas Prambanan berupaya memastikan seluruh peserta didik mendapatkan layanan pemantauan kesehatan secara merata dan berkesinambungan.
Melalui kegiatan ini, MTsN 8 Sleman bersama Puskesmas Prambanan terus berkomitmen menciptakan lingkungan madrasah yang sehat, aman, dan ramah bagi tumbuh kembang siswa. Diharapkan, dengan kondisi kesehatan yang terpantau dan terjaga, para siswa dapat mengikuti kegiatan belajar dengan lebih nyaman, produktif, dan berprestasi. (idw)
