Senin, Januari 26, 2026
Berita Madrasah

Mengenal Riset dan Sains Data, Siswa MAN 3 Sleman Kunjungi ITS dalam GALAKSI 2026

Kemenag Sleman News (MAN 3 Sleman) — Siswa kelas XI MAN 3 Sleman melaksanakan kunjungan edukatif ke Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dalam rangka kegiatan Gelar Pengenalan Lingkungan dan Observasi Kampus Impian (GALAKSI) Tahun 2026 pada Senin (19/1/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program madrasah untuk memberikan pengalaman belajar langsung terkait dunia pendidikan tinggi, khususnya di bidang sains, teknologi, dan riset.

Dalam kunjungan tersebut, peserta dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama melakukan kunjungan ke Rektorat ITS (Pusat Riset ITS). Pada kesempatan ini, sambutan dan pengarahan disampaikan oleh Singgih Sampurno, S.Pd., MA. Kepala MAN 3 Sleman. Beliau menekankan pentingnya pengenalan dunia riset dan inovasi sebagai bekal siswa dalam menyiapkan masa depan akademik dan profesional.

Sementara itu, kelompok kedua melaksanakan kunjungan ke Fakultas Sains dan Analitika Data (FSAD) ITS. Dalam forum ini, sambutan dari pihak MAN 3 Sleman disampaikan oleh Prof. Dr. H. Amir Mu’allim, MIS, selaku Ketua Komite MAN 3 Sleman. Beliau menegaskan bahwa pengenalan bidang sains dan analitika data sejak dini sangat penting agar siswa memiliki kesiapan dan orientasi yang jelas dalam melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Dari pihak ITS, kegiatan di FSAD diwakili oleh Dr. Lila Yuwana Kepala Departemen Fisika ITS, yang memberikan pemaparan mengenai profil fakultas, ruang lingkup keilmuan sains dan analitika data, serta peluang pengembangan studi dan karier lulusan ITS di dunia kerja. Pemaparan tersebut disambut antusias oleh para siswa yang aktif mengikuti jalannya forum.

Salah satu siswa MAN 3 Sleman, Ahmad Izzuddin dari XII LBCI, mengajukan pertanyaan terkait daya saing lulusan S1 Teknik Fisika ITS di dunia kerja, khususnya bagi lulusan yang tidak melanjutkan studi ke jenjang S2 dan S3. Ia juga menanyakan keterampilan apa saja yang perlu ditonjolkan oleh lulusan ITS agar mampu bersaing di dunia profesional.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Lila Yuwana menjelaskan bahwa daya saing lulusan ITS tidak hanya ditentukan oleh capaian akademik, tetapi juga oleh kemampuan nonakademik yang dimiliki mahasiswa. Ia juga menegaskan bahwa lulusan ITS bersaing secara sehat dengan lulusan perguruan tinggi besar lainnya seperti UGM, ITB, dan kampus unggulan nasional lainnya.

“Lulusan Teknik Fisika ITS memiliki peluang besar di dunia kerja apabila mampu mengembangkan keterampilan riset, kemampuan berwirausaha, problem solving, serta soft skills yang relevan dengan kebutuhan industry,” terangnya.

Selama kegiatan berlangsung, siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan aktif mengikuti pemaparan, melakukan observasi fasilitas akademik dan riset, serta terlibat dalam diskusi interaktif. Kegiatan ini memberikan gambaran nyata kepada siswa mengenai budaya akademik, tantangan dunia kerja, serta pentingnya pengembangan kompetensi sejak dini.

Melalui kunjungan ke ITS ini, MAN 3 Sleman berharap siswa memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai dunia perguruan tinggi, khususnya dalam bidang riset, sains, dan analitika data. Kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan motivasi belajar, memperkuat perencanaan masa depan akademik, serta menjadi bekal penting bagi siswa dalam menentukan langkah pendidikan setelah lulus dari madrasah. (fiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

♿ Aksesibilitas