Bahasa Jadi Karya, Guru Rumpun Bahasa MAN 5 Sleman Matangkan Ujian Praktik Kelas XII

Kemenag Sleman News (MAN 5 Sleman) – Guru tim rumpun bahasa MAN 5 Sleman mengadakan sosialisasi persiapan Ujian Praktik bagi siswa kelas XII pada Rabu (21/1/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas XII sebagai langkah awal pemantapan pelaksanaan ujian praktik tahun pelajaran 2025/2026.
Dalam kegiatan tersebut, guru rumpun bahasa menyampaikan pedoman pelaksanaan Ujian Praktik rumpun Bahasa kelas XII. Siswa diberikan penjelasan terkait bentuk ujian, mekanisme penilaian, serta teknis pengerjaan tugas agar mampu mempersiapkan diri secara optimal.
Ujian praktik rumpun bahasa tahun ini berbasis karya sastra yang diterjemahkan ke dalam empat bahasa, yaitu bahasa Indonesia, bahasa Inggris, bahasa Jawa, dan bahasa Arab. Bahasa Indonesia ditetapkan sebagai bahasa wajib bagi seluruh siswa, sedangkan bahasa Inggris, bahasa Jawa, dan bahasa Arab menjadi pilihan sesuai dengan minat dan kemampuan siswa.
Selain pemaparan pedoman, kegiatan sosialisasi juga diisi dengan pembagian tugas dalam proses penerjemahan karya sastra tersebut. Pembagian tugas ini bertujuan melatih keterampilan berbahasa secara aplikatif, meningkatkan kreativitas, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab siswa terhadap karya yang dihasilkan.
Kepala MAN 5 Sleman, Mucharom, S.Ag., M.S.I., menyampaikan bahwa ujian praktik rumpun bahasa dirancang untuk mengembangkan kompetensi siswa secara komprehensif.
βMelalui ujian praktik ini, siswa tidak hanya diuji kemampuan akademiknya, tetapi juga kreativitas, ketelitian, dan tanggung jawab dalam menghasilkan karya. Ini menjadi bekal penting bagi siswa dalam melanjutkan pendidikan maupun menghadapi tantangan di masa depan,β ungkapnya.
Sementara itu, guru bahasa Jawa, Ety Widyarisma, S.Pd., menjelaskan bahwa keterlibatan bahasa daerah dalam ujian praktik memiliki nilai edukatif tersendiri.
βBahasa Jawa kami hadirkan sebagai salah satu pilihan agar siswa tetap mengenal, mencintai, dan melestarikan bahasa daerah melalui karya sastra. Harapannya, siswa mampu mengekspresikan gagasan dengan tetap berakar pada budaya lokal,β tuturnya.
Melalui kegiatan ini, MAN 5 Sleman berharap siswa kelas XII tidak hanya siap menghadapi ujian praktik, tetapi juga mampu mengaplikasikan keterampilan berbahasa dalam bentuk karya nyata yang bernilai edukatif dan kreatif. (AR)
