Guru Seni Budaya MTsN 8 Sleman Dalami Seni Teater Tradisional dalam MGMP

Kemenag Sleman News (MTsN 8 Sleman) — Guru Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) MTsN 8 Sleman mengikuti kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Seni Budaya dan Prakarya Madrasah Tsanawiyah Kabupaten Sleman yang dilaksanakan pada Kamis, 29 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai dan bertempat di MTs Negeri 9 Sleman, Maguwoharjo, Depok, Sleman.
Dalam kegiatan tersebut, MTsN 8 Sleman diwakili oleh Anita Dwi Astuti, S.Pd. selaku guru mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya. MGMP ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kompetensi, pengetahuan, serta wawasan guru SBdP di lingkungan Madrasah Tsanawiyah se-Kabupaten Sleman.
Kegiatan MGMP secara resmi dibuka oleh Kepala MTsN 8 Sleman, Ibu Siti Juwariyah, S.Pd., M.Pd., yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Ibu Ummu Hani, S.Pd.
Dalam sambutannya, Kepala MTsN 9 Sleman melalui perwakilannya menegaskan pentingnya kegiatan MGMP sebagai sarana peningkatan profesionalisme guru. “Setiap aktivitas pengembangan kompetensi guru, termasuk MGMP, dipantau melalui aplikasi SiPANJAT PADI. Kami berharap setiap tiga bulan terdapat output nyata dari kegiatan MGMP yang dapat diimplementasikan dalam pembelajaran. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan sertifikat 20 JP dalam satu semester sebagai bentuk pengakuan pengembangan profesional guru,” ujar Ibu Ummu Hani, S.Pd.
Sementara itu, Kepala MTsN 8 Sleman, Agus Sholeh, S.Ag., secara terpisah menyampaikan apresiasinya terhadap keikutsertaan guru dalam kegiatan MGMP sebagai upaya meningkatkan mutu pembelajaran di madrasah. “Keikutsertaan guru dalam MGMP sangat penting untuk memperkaya wawasan dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Kami berharap hasil dari kegiatan ini dapat diimplementasikan secara nyata di kelas sehingga pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya menjadi lebih kreatif, bermakna, dan sesuai dengan perkembangan peserta didik,” ungkapnya.
Materi MGMP kali ini mengangkat tema “Seni Teater Tradisional” yang disampaikan oleh Muhamad Fatoni, S.Sn. Materi membahas seni pertunjukan teater tradisional Jawa yang memadukan unsur drama, tari, musik gamelan, sastra, serta busana. Seni teater tradisional tidak hanya berfungsi sebagai tontonan, tetapi juga mengandung nilai tuntunan dan tatanan yang sarat dengan pesan budaya dan pendidikan karakter.
Selain itu, narasumber juga memaparkan langkah-langkah awal menjadi sutradara pertunjukan teater tradisional, di antaranya menyusun dialog, menyusun irama atau iringan musik, memilih peran, serta melatih kemampuan berperan para pemain.
Guru Seni Budaya dan Prakarya MTsN 8 Sleman, Anita Dwi Astuti, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan MGMP ini memberikan pengalaman dan wawasan yang sangat bermanfaat untuk pembelajaran. “Materi yang disampaikan sangat aplikatif dan dapat dimanfaatkan sebagai pembelajaran baik di dalam kelas maupun di luar kelas melalui pendekatan dan metode khusus yang kontekstual serta berbasis praktik seni pertunjukan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan MGMP ini, diharapkan guru Seni Budaya dan Prakarya MTsN 8 Sleman mampu terus mengembangkan kompetensi profesional serta menghadirkan pembelajaran seni yang kreatif, inovatif, dan berakar pada kearifan budaya lokal. (idw)
