Selasa, Februari 17, 2026
Berita Madrasah

Nguri-uri Budaya Jawi, Siswa MAN 5 Sleman Tampil Berbusana Lurik dan Jarik di Kamis Pon

Nguri-uri Budaya Jawi, Siswa MAN 5 Sleman Tampil Berbusana Lurik dan Jarik di Kamis Pon

Kemenag Sleman News — Suasana MAN 5 Sleman tampak berbeda pada Kamis Pon, 5 Februari 2026. Seluruh siswa tampil berbudaya Jawa dengan mengenakan kain lurik dan jarik sebagai bawahan. Kegiatan ini merupakan bentuk pembiasaan nguri-uri budaya jawi sekaligus penanaman nilai kearifan lokal di lingkungan madrasah.

Pembiasaan berbusana tradisional Jawa ini diikuti dengan penuh antusias oleh para siswa. Lurik dan jarik yang dikenakan tidak hanya menjadi simbol identitas budaya, tetapi juga sarana untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan leluhur di tengah arus modernisasi.

Kepala MAN 5 Sleman, Mucharom, S.Ag., M.S.I., menyampaikan bahwa pembiasaan Kamis Pon berbudaya Jawa merupakan bagian dari pendidikan karakter berbasis budaya lokal. Menurutnya, madrasah memiliki peran strategis dalam menjaga dan melestarikan budaya bangsa.

“Melalui pembiasaan berbusana tradisional Jawa di Kamis Pon ini, kami ingin menanamkan nilai unggah-ungguh, kesederhanaan, dan rasa bangga terhadap budaya sendiri kepada para siswa. Nguri-uri budaya jawi adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Mucharom.

Waka Humas MAN 5 Sleman, Drs. Subardi, menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi media edukasi budaya yang kontekstual bagi siswa. Pembiasaan tersebut diharapkan mampu membentuk karakter siswa yang berakar pada nilai budaya dan berwawasan kebangsaan.

“Busana lurik dan jarik bukan sekadar pakaian, tetapi mengandung filosofi tentang kesederhanaan, kerja keras, dan kebersamaan. Dengan pembiasaan ini, siswa tidak hanya mengenal, tetapi juga mempraktikkan nilai budaya Jawa dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Subardi.

Melalui kegiatan Kamis Pon berbudaya Jawa ini, MAN 5 Sleman terus berkomitmen menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal sebagai bagian dari penguatan karakter dan identitas siswa madrasah. (MS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

♿ Aksesibilitas