Waka Kesiswaan MTsN 8 Sleman Ikuti Talkshow Launching Buku Pelaporan Implementasi Program SPAB oleh BNPB

Kemanag Sleman News – (MTsN 8 Sleman) Waka Kesiswaan MTsN 8 Sleman, Ika Sudaryatiningsih, S.Pd., mengikuti kegiatan talkshow yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berupa Talkshow Launching Buku Pelaporan “Implementasi Program SPAB–Evaluasi dari E-Monev SPAB” pada Kamis (5/2/2026). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui live streaming Zoom serta kanal Youtube BNPB dan diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan dari satuan pendidikan di seluruh Indonesia.
Talkshow launching buku tersebut bertujuan untuk memperkenalkan hasil pelaporan implementasi Program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang telah dievaluasi melalui sistem E-Monev SPAB. Buku ini diharapkan dapat menjadi referensi penting dalam melihat perkembangan pelaksanaan program SPAB di berbagai daerah serta menjadi gambaran evaluasi yang komprehensif terhadap kesiapsiagaan satuan pendidikan dalam menghadapi potensi bencana.
Dalam kegiatan tersebut, BNPB menegaskan bahwa buku pelaporan ini disusun sebagai bentuk dokumentasi sekaligus bahan refleksi bersama bagi sekolah dan madrasah. Informasi yang tertuang di dalamnya dapat dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan kebijakan dan perencanaan program kebencanaan oleh para pemangku kepentingan, baik di tingkat pusat maupun daerah, termasuk oleh lembaga pendidikan yang sedang mengembangkan budaya siaga bencana di lingkungannya.
Ika Sudaryatiningsih, S.Pd. menyampaikan bahwa partisipasi MTsN 8 Sleman dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen madrasah dalam mendukung program SPAB. Menurutnya, kegiatan talkshow ini memberikan wawasan baru mengenai pentingnya pelaporan, evaluasi, serta penguatan langkah-langkah mitigasi bencana di lingkungan satuan pendidikan. Ia berharap hasil kegiatan tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan warga madrasah.
Kegiatan talkshow berlangsung pada pukul 10.00–12.00 WIB dan menghadirkan narasumber yang membahas berbagai aspek implementasi SPAB, mulai dari pelaksanaan program di lapangan, sistem monitoring evaluasi melalui E-Monev, hingga strategi penguatan ketahanan sekolah terhadap bencana. Peserta yang mengikuti kegiatan secara daring tampak antusias, terutama dalam menyimak paparan materi serta diskusi yang berlangsung selama acara.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, MTsN 8 Sleman berharap dapat terus mengembangkan program sekolah aman bencana secara lebih terarah dan berkelanjutan. Madrasah juga berkomitmen untuk menanamkan kesadaran mitigasi bencana kepada seluruh warga sekolah agar tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta siap menghadapi situasi darurat. (adp)
