Minggu, Februari 15, 2026
Berita Madrasah

Tumbuhkan Generasi Qur’ani, MAN 3 Sleman Sosialisasikan Program MUTIARAQU

Kemenag Sleman News (MAN 3 Sleman) – Selasa (10/2/2026) MAN 3 Sleman menggelar kegiatan sosialisasi program MUTIARAQU (Murajaah dan Tahfidz Intensif Al-Qur’an) yang bertempat di Ruang AVA MAN 3 Sleman. Kegiatan ini diikuti oleh peserta didik serta civitas akademika madrasah, dan dipandu oleh M. Taufikurohman, guru PAI MAN 3 Sleman.

Kegiatan sosialisasi dibuka secara resmi oleh Kepala MAN 3 Sleman, Singgih Sampurno. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar sosialisasi program, tetapi juga bentuk apresiasi terhadap prestasi Al-Qur’an yang telah dimiliki para siswa, khususnya putra-putri yang mengikuti program tahfidz.

Singgih menegaskan bahwa program MUTIARAQU diharapkan menjadi jembatan kesuksesan siswa, tidak hanya di dunia tetapi juga di akhirat. Selain pembinaan keagamaan, program tahfidz juga membuka peluang masa depan, di antaranya road to campus melalui jalur tahfidz.

Hadir dalam pertemuan ini, ketua komite MAN 3 Sleman Amir Mu’allim, yang menekankan bahwa program yang diberikan madrasah tidak semata-mata berorientasi keduniaan, melainkan bagaimana membentuk pribadi yang berjiwa Al-Qur’an. Program tahfidz menjadi salah satu upaya strategis dalam pembentukan karakter dan pola hidup Qurani bagi peserta didik.

Dari bidang kurikulum juga menyampaikan bahwa MUTIARAQU merupakan inovasi program tahfidz terbaru di MAN 3 Sleman. Melalui program ini diharapkan siswa dapat lulus dengan kualitas hafalan yang baik. Peserta didik yang telah memiliki hafalan sejak masuk madrasah diharapkan terus mengalami peningkatan, sehingga tidak terjadi stagnasi selama menempuh pendidikan di MAN 3 Sleman.

Sosialisasi inti kemudian disampaikan oleh Wahidatul Mukarromah selaku penanggung jawab program. Beliau menjelaskan tagline MUTIARAQU “Menumbuhkan Generasi Qurani yang Disiplin, Berakhlak, dan Berprestasi.” Latar belakang program ini adalah pentingnya pembinaan dan pembentukan karakter melalui hafalan Al-Qur’an yang dibina secara terarah dan berkelanjutan. Selain itu, peluang masa depan melalui jalur tahfidz di PTN maupun PTS unggulan kini semakin terbuka lebar.

“Dalam realitanya banyak peserta didik yang memiliki hafalan cukup banyak saat masuk madrasah, namun dalam perjalanannya belum terjaga secara optimal. Oleh karena itu, MUTIARAQU hadir dengan sistem pembinaan tahfidz yang terstruktur dan berkelanjutan, serta melibatkan dukungan penuh dari wali siswa agar target program dapat tercapai dengan maksimal,” ucap Wahidah.

Target awal Program MUTIARAQU diikuti oleh 100 santri. Namun, Alhamdulillah antusiasme siswa sangat tinggi sehingga jumlah peserta telah mencapai 105 santri dan masih terus bertambah.

Dalam pelaksanaannya, para santri dibina secara intensif dalam 10 halaqah kecil, dengan komposisi 1 halaqah berisi 10 santri yang didampingi oleh 1 musyrif tahfidz. Penempatan halaqah didasarkan pada kualitas bacaan dan hafalan siswa. Program ini dilaksanakan setiap pagi dengan durasi 90 menit, mulai pukul 06.15 hingga 07.45 WIB.

Melalui Program MUTIARAQU, MAN 3 Sleman berharap mampu mencetak generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam hafalan, tetapi juga berkarakter mulia serta berprestasi, baik di bidang akademik maupun keagamaan. (its)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

♿ Aksesibilitas