Latih Kepemimpinan Sejak Dini, MAN 5 Sleman Gelar Perkemahan PINSA–WAPINSA

Kemenag Sleman News (MAN 5 Sleman) — MAN 5 Sleman melaksanakan kegiatan Perkemahan PINSA–WAPINSA atau Pimpinan Sangga dan Wakil Pimpinan Sangga pada Sabtu hingga Minggu, 7–8 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung di lapangan MAN 5 Sleman dan diikuti oleh peserta didik kelas X yang tergabung dalam kegiatan Pramuka pangkalan Diponegoro dan Nyi Ageng Serang.
Perkemahan ini diselenggarakan sebagai sarana pembinaan kepemimpinan, kedisiplinan, serta penguatan karakter kepramukaan bagi siswa. Selama dua hari, para peserta mengikuti berbagai agenda kegiatan yang dirancang edukatif dan aplikatif, di antaranya upacara pembukaan adat, pendirian tenda, materi public speaking, materi adat, pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB), serta pendalaman materi kepramukaan lainnya.

Suasana perkemahan berlangsung semarak dan penuh antusias. Para peserta tampak aktif mengikuti setiap rangkaian kegiatan, belajar bekerja sama dalam sangga, serta berlatih mengambil peran sebagai pemimpin dan wakil pemimpin sangga. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya dibekali keterampilan teknis kepramukaan, tetapi juga nilai tanggung jawab, komunikasi, dan kemandirian.
Kepala MAN 5 Sleman, Mucharom, S.Ag., M.S.I., menyampaikan bahwa perkemahan PINSA–WAPINSA merupakan bagian penting dari proses pembentukan karakter siswa. “Melalui kegiatan kepramukaan seperti ini, siswa dilatih menjadi pribadi yang mandiri, disiplin, dan memiliki jiwa kepemimpinan. Nilai-nilai tersebut sangat penting sebagai bekal mereka di masa depan,” tuturnya.
Sementara itu, Pembina Pramuka MAN 5 Sleman, Minda Herlina, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini difokuskan pada penguatan peran pimpinan sangga. “PINSA dan WAPINSA adalah ujung tombak dalam kegiatan Pramuka. Dengan perkemahan ini, kami berharap mereka mampu memimpin sangganya dengan baik, komunikatif, serta menjadi teladan bagi anggota lainnya,” ujarnya.
Melalui perkemahan PINSA–WAPINSA ini, MAN 5 Sleman berkomitmen terus mengembangkan pendidikan kepramukaan sebagai wahana pembentukan karakter, kepemimpinan, dan kecakapan hidup siswa secara berkelanjutan. (AR)
