Upacara Bendera MTsN 8 Sleman Tekankan Pentingnya Disiplin dan Ibadah

Kemenag Sleman News (MTsN 8 Sleman) — Upacara bendera rutin dilaksanakan oleh MTsN 8 Sleman pada Senin (9/2/2026) bertempat di halaman madrasah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh warga madrasah, mulai dari siswa, guru, hingga pegawai. Upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat sejak pagi hari, mencerminkan semangat kebangsaan serta kedisiplinan seluruh peserta yang hadir. Barisan peserta upacara tampak rapi dan siap mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.
Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala MTsN 8 Sleman, H. Jumanudin, M.Pd.I, menyampaikan amanat yang berisi pesan-pesan penting bagi seluruh peserta didik. Dalam amanatnya, beliau menekankan bahwa disiplin merupakan kunci utama keberhasilan seseorang dalam kehidupan sehari-hari. Disiplin tidak hanya diperlukan di lingkungan sekolah, tetapi juga harus diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, baik di rumah maupun di masyarakat.
Lebih lanjut, H. Jumanudin menegaskan bahwa disiplin harus dimulai dari hal-hal kecil yang dilakukan secara konsisten. Disiplin dalam beribadah, disiplin dalam belajar, disiplin dalam mematuhi tata tertib sekolah, serta disiplin dalam mengatur waktu menjadi hal yang sangat penting untuk ditanamkan sejak dini. Menurut beliau, siswa yang terbiasa disiplin akan lebih mudah mencapai prestasi dan mampu menjadi pribadi yang bertanggung jawab.
Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan pesan khusus terkait pelaksanaan ibadah di lingkungan madrasah. H. Jumanudin mengimbau agar seluruh siswa melaksanakan sholat dengan sungguh-sungguh, terutama sholat berjamaah yang dilaksanakan di madrasah. Beliau menekankan bahwa ibadah bukan sekadar kewajiban, melainkan juga bentuk pembentukan karakter dan akhlak mulia yang harus dijaga oleh setiap siswa MTsN 8 Sleman.
Selain disiplin dan ibadah, pembina upacara juga mengingatkan pentingnya sikap hormat kepada guru dan orang tua. Menurut beliau, keberkahan ilmu tidak akan diperoleh tanpa adab yang baik. Guru adalah sosok yang membimbing siswa di sekolah, sedangkan orang tua adalah pihak yang selalu mendoakan dan mendukung dari rumah. Oleh karena itu, menghormati guru dan orang tua merupakan bentuk kesadaran moral yang harus dimiliki setiap peserta didik.
Tidak hanya itu, H. Jumanudin juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan madrasah. Beliau mengajak seluruh siswa untuk memiliki kepedulian terhadap kebersihan kelas, halaman, serta fasilitas sekolah lainnya. Lingkungan yang bersih akan menciptakan suasana belajar yang nyaman dan sehat. Upacara bendera pada hari itu pun menjadi momentum penguatan karakter disiplin, religius, serta tanggung jawab sosial bagi seluruh warga MTsN 8 Sleman. (adp)
