Pengajian Ahad Legi MTsN 8 Sleman: Anak sebagai Anugerah dan Amanah Orang Tua

Kemenag Sleman News (MTsN 8 Sleman) — Suasana khusyuk dan penuh kekhidmatan menyelimuti kegiatan Pengajian Ahad Legi yang diselenggarakan MTsN 8 Sleman pada Ahad (8/2/2026). Kegiatan yang diikuti oleh guru, pegawai, serta orang tua/wali siswa kelas VII ini menghadirkan Ustadz H. Nurul Amri, S.Ag. sebagai penceramah utama dengan tausiyah yang menggugah hati tentang peran anak dalam kehidupan orang tua.
Pengajian diawali dengan pembacaan Al-Qur’an Juz 29 oleh siswa kelas VII A, Doni April Ryan Nanda, Hafizha Amalia Khoiriyah, dan Rachmawati Mufidah Nur Aini. Bacaan yang tartil dan penuh penghayatan semakin menambah suasana religius dalam kegiatan tersebut. Ustadz Nurul Amri memberikan apresiasi atas capaian hafalan mereka yang telah menuntaskan Juz 30 dan 29.
Memasuki sesi inti, Ustadz H. Nurul Amri, S.Ag. menyampaikan bahwa anak merupakan ujian sekaligus amanah dari Allah SWT bagi orang tua. “Anak itu bisa menjadi jalan surga bagi orang tuanya. Namun, anak juga bisa menjadi ujian bahkan fitnah jika rasa cinta membuat kita lalai dari ketaatan kepada Allah,” tegas beliau. Beliau menambahkan, “Cinta kepada anak harus mendekatkan kita kepada Allah, bukan justru menjauhkan. Didik mereka dengan iman, akhlak, dan keteladanan.” Dalam tausiyahnya, beliau mengingatkan bahwa orang tua tidak boleh hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan duniawi seperti fasilitas dan prestasi akademik, tetapi juga harus menanamkan fondasi ibadah dan karakter sejak dini. Keteladanan menjadi kunci utama dalam pendidikan keluarga.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Muhammad Arwani Munib, S.Th.I., M.Pd., dalam keterangannya menyampaikan bahwa tema tausiyah sangat relevan dengan visi madrasah. “Kami ingin penguatan karakter religius tidak hanya dilakukan di madrasah, tetapi juga berlanjut di rumah. Sinergi dengan orang tua menjadi kunci agar pembinaan akhlak anak berjalan konsisten,” ujarnya.
Ketua Komite MTsN 8 Sleman, Drs. H. Iskak Riyanto, turut memberikan tanggapan atas pelaksanaan pengajian tersebut. “Materi yang disampaikan sangat menyentuh dan menjadi pengingat bagi kita semua. Pendidikan anak memang tanggung jawab bersama. Orang tua dan madrasah harus berjalan seiring,” tuturnya. Beliau juga mengajak para wali siswa untuk terus mendukung program-program keagamaan yang dicanangkan madrasah.
Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, Hj. Rini Sri Hastuti, S.Pd., menegaskan bahwa Pengajian Ahad Legi menjadi wadah penting dalam membangun komunikasi yang harmonis antara madrasah dan orang tua. “Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap terbangun kesadaran bersama bahwa keberhasilan anak bukan hanya soal akademik, tetapi juga tentang iman dan akhlak. Inilah fondasi utama yang ingin terus kita kuatkan,” ungkapnya.
Pengajian Ahad Legi ini diharapkan menjadi momentum refleksi bagi seluruh peserta untuk semakin memperbaiki pola asuh, memperkuat nilai-nilai keimanan dalam keluarga, serta bersama-sama mengantarkan putra-putri MTsN 8 Sleman menjadi generasi yang saleh, cerdas, dan berakhlak mulia. (idw)
