Jumat, Januari 23, 2026
Berita KemenagHeadline

Kemenag Sleman Kawal Kerukunan, Perkuat Sinergi Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

Kemenag Sleman News Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman menegaskan peran strategisnya dalam menjaga harmoni dan ketenteraman umat melalui kehadiran Kakankemenag Sleman H. Nadhif pada Rapat Koordinasi Forkopimda dan Lintas Sektoral Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Prima SR Hotel, Selasa (16/12/2025).

Forum strategis tersebut menjadi ruang konsolidasi lintas sektor untuk menyatukan langkah, memperkuat sinergi, serta memastikan kesiapan pengamanan demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif selama perayaan Natal dan pergantian tahun.

Hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Sleman, unsur Forkopimda, jajaran kepala OPD, Kapolresta Sleman beserta pimpinan hingga tingkat Polsek, Dandim 0732 Sleman, serta Kepala Kejaksaan Negeri Sleman.

Kehadiran Kemenag Sleman menegaskan komitmen nyata pada nilai kerukunan umat beragama, toleransi, dan pelayanan keagamaan, sejalan dengan Asta Protas Kementerian Agama RI bahwa stabilitas keamanan harus berjalan beriringan dengan penghormatan terhadap keberagaman dan kebebasan beribadah.

Kepala Badan Kesbangpol Sleman, Samsul Bakri, menyampaikan rakor ini bertujuan mengoordinasikan kesiapan pengamanan, mengidentifikasi potensi kerawanan, serta mengambil langkah antisipatif terhadap gangguan keamanan, bencana, dan kemacetan agar masyarakat memperoleh layanan terbaik selama Nataru.

Sementara itu, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menekankan pentingnya pengamanan berlapis mengingat terdapat 107 gereja di Sleman, dengan 12 gereja besar menampung lebih dari 1.000 jemaat dan menyelenggarakan ibadah berulang. Pemkab Sleman memperkuat patroli ketertiban, sinergi Operasi Lilin 2025, rekayasa lalu lintas di titik rawan, hingga kesiapsiagaan BPBD menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

Dalam keterangannya, H. Nadhif menegaskan dukungan penuh Kemenag Sleman terhadap upaya bersama lintas sektoral.

“Kerukunan, ketenteraman, dan kenyamanan umat dalam merayakan Natal perlu senantiasa terjaga sebagai cerminan kebinekaan serta sikap saling menghormati dalam kehidupan beragama,” ujarnya.

Lebih lanjut, Nadhif menambahkan bahwa Kemenag Sleman juga menghadirkan layanan keagamaan yang inklusif dan humanis, di antaranya melalui keberadaan masjid ramah musyafir di sejumlah titik strategis yang dapat dimanfaatkan wisatawan dan pemudik untuk beristirahat selama perjalanan.

Dengan kolaborasi kuat seluruh pemangku kepentingan, Kemenag Sleman optimistis perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Sleman berlangsung aman, khidmat, dan nyaman menguatkan wajah moderasi beragama serta pelayanan publik yang berdampak nyata bagi masyarakat. (isa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

♿ Aksesibilitas