Minggu, Januari 25, 2026
Berita MadrasahHeadline

Kakankemenag Tekankan Peran Strategis Guru Agama Katolik dalam Menanamkan Karakter dan Cinta Keberagamaan

Kemenag Sleman News — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, H. Nadhif, memberikan pembinaan kepada 40 Guru Pendidikan Agama Katolik penerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) serta lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) jenjang SD hingga SMA se-Kabupaten Sleman, di Gereja Santo Petrus Tarsisius, Warak, Mlati, Rabu (17/12/2025).

Didampingi Penyelenggara Katolik CB. Ismulyadi dan unsur Pengawas Pendidikan Agama Katolik, Kakankemenag Sleman menegaskan peran strategis guru agama dalam layanan pendidikan, khususnya dalam menanamkan nilai karakter, cinta kasih, dan kepedulian kemanusiaan kepada peserta didik sejak dini.

“Guru agama memiliki peran fundamental dalam membentuk karakter peserta didik agar tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berakhlak, serta memiliki kepedulian sosial yang kuat,” ujar H. Nadhif.

Menurutnya, pendidikan agama memiliki posisi penting dalam membentuk generasi yang religius, moderat, dan berdaya saing.

H. Nadhif juga menyoroti tantangan era digital yang berdampak pada menurunnya keterlibatan generasi muda dalam ruang-ruang ibadah. “Ini menjadi refleksi bersama agar pendidikan agama mampu menghadirkan ruang religius yang hidup, ramah, dan relevan dengan perkembangan zaman,” tegasnya.

Ia mendorong guru agama untuk mengaktualisasikan nilai-nilai keagamaan dalam praktik keseharian peserta didik, sejalan dengan penguatan moderasi beragama dan Asta Protas Kementerian Agama.

Menutup arahannya, Kakankemenag Sleman menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas peningkatan profesionalitas guru melalui PPG dan TPG.

“Saya berharap capaian ini semakin memotivasi para guru untuk memberikan layanan pendidikan agama yang bermakna, inspiratif, dan berdampak nyata bagi masa depan anak-anak kita,” ungkapnya.

Melalui pembinaan ini, Kemenag Sleman terus memperkuat komitmen menghadirkan pendidikan agama yang humanis, inklusif, dan relevan sebagai fondasi pembentukan karakter generasi muda yang berakhlak mulia dan cinta kehidupan. (isa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

♿ Aksesibilitas