Kamis, Januari 22, 2026
Berita KUA

KUA Ngaglik Perkuat Dakwah Moderat Lewat Akhirusanah Milad ke-2 Majelis Al-Qur’an PP Azuhriyah

Kemenag Sleman News — Komitmen KUA Ngaglik dalam membina kehidupan keagamaan masyarakat kembali tercermin melalui kegiatan Akhirusanah dan Milad ke-2 Majelis dan Semaan Al-Qur’an PP Azuhriyah, yang dirangkaikan dengan santunan anak yatim, bertempat di Taklim Miftahul Jannah, Lojajar, Kalurahan Sinduharjo, Kapanewon Ngaglik, Senin (5/1/2026)

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh Panewu Ngaglik, jajaran Polsek Ngaglik, serta perangkat Kalurahan Sinduharjo, sebagai wujud sinergi lintas sektor dalam mendukung penguatan nilai keagamaan dan sosial di tengah masyarakat.

Pengajian diisi oleh Kepala KUA Ngaglik, H. Handoyo, S.Ag, yang menyampaikan tausiyah sarat makna tentang pentingnya menjaga kualitas amal ibadah di tengah dinamika kehidupan modern. Dalam ceramahnya, H. Handoyo menekankan bahwa terdapat empat hal yang dapat merusak pahala amal, yakni kurangnya kemampuan menahan diri, kebiasaan ghibah, sifat riya’, dan su’udzon.

“Ibadah bukan hanya soal kuantitas, tetapi bagaimana menjaga keikhlasan dan adab. Sisa umur yang Allah titipkan hendaknya dimanfaatkan dengan istiqamah dalam beribadah dan memperbaiki akhlak,” tutur H. Handoyo di hadapan jamaah.

Ia juga mengapresiasi keberadaan Majelis dan Semaan Al-Qur’an PP Azuhriyah yang dinilai mampu menjadi ruang pembinaan spiritual sekaligus penguatan ukhuwah Islamiyah di tingkat akar rumput.

Majelis ini diketahui dibentuk dan dibina langsung oleh para Penyuluh Agama Islam KUA Ngaglik, Sakhirin, S.H.I., Masropin, S.Ag., M.S.I., dan Agus Muh Ali, sebagai bagian dari upaya KUA menghadirkan layanan keagamaan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kehadiran majelis ini menjadi bukti nyata peran KUA tidak hanya dalam layanan administrasi keagamaan, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat.

Rangkaian acara semakin semarak dengan lantunan hadroh dari Grup Syifaul Qolbi, yang menambah suasana religius dan kekhidmatan kegiatan. Santunan kepada anak-anak yatim menjadi penegas dimensi sosial dari dakwah yang dibangun, selaras dengan nilai kepedulian dan kasih sayang dalam ajaran Islam.

Melalui kegiatan ini, KUA Ngaglik kembali menegaskan perannya sebagai garda terdepan pembinaan keagamaan yang moderat, inklusif, dan berdampak, sejalan dengan upaya Kementerian Agama dalam memperkuat harmoni sosial dan kualitas kehidupan beragama di masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

♿ Aksesibilitas