Kemenag Sleman Dukung Penguatan Program LPTQ DIY Jelang MTQ 2026

Kemenag Sleman News— Komitmen memperkuat syiar Al-Qur’an terus digaungkan. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman menghadiri Rapat Kerja Daerah Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Daerah Istimewa Yogyakarta yang digelar di Ruang Rapat Sembada Lantai 1 Setda Kabupaten Sleman, sebagai bagian dari ikhtiar bersama menyongsong gelaran MTQ DIY 2026.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bidang URAIS Kanwil Kemenag DIY, perwakilan Kankemenag kabupaten/kota se-DIY, pengurus LPTQ, Biro Kesejahteraan Rakyat DIY, serta Bagian Kesra Kabupaten Sleman.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Susmiyarta, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan Sleman sebagai lokasi pelaksanaan rakor. Ia berharap forum ini mampu melahirkan langkah strategis yang berdampak nyata.
“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Sleman. Semoga forum ini menghasilkan arah program yang mampu meningkatkan keberhasilan, sekaligus menjawab tantangan rendahnya kemampuan membaca Al-Qur’an di masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Biro Kesra DIY yang juga Ketua LPTQ DIY, H. Faisal Muslim, menegaskan bahwa rapat kerja ini menjadi momentum penting untuk refleksi dan perencanaan ke depan.
“Ini kesempatan baik untuk mengevaluasi capaian kinerja tahun 2025 dan merumuskan langkah strategis di 2026. Mari kita wujudkan program yang semakin berdampak dan memperkuat kolaborasi dengan menghadirkan ide-ide besar,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kankemenag Sleman menegaskan dukungan penuh terhadap penguatan program LPTQ sebagai upaya pembangunan keagamaan yang inklusif dan berkelanjutan. Ia menyampaikan bahwa pembinaan tilawah tidak hanya berorientasi pada prestasi MTQ, tetapi juga untuk meningkatkan literasi Al-Qur’an di masyarakat, sejalan dengan nilai Asta Protas Kemenag RI.
“Momentum ini bukan sekadar persiapan lomba, tetapi gerakan bersama membumikan Al-Qur’an, agar lahir generasi yang tidak hanya fasih membaca, tetapi juga memahami dan mengamalkannya,” tegasnya.
Melalui forum ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antar pemangku kepentingan, sehingga penyelenggaraan MTQ DIY 2026 di Sleman tidak hanya sukses secara event, tetapi juga memberikan dampak berkelanjutan bagi peningkatan kualitas kehidupan beragama masyarakat. (isa)
