MTsN 4 Sleman Gelar Rapat Koordinasi Bahas Interkoneksi Gaji dan Persiapan Program Madrasah

Kemenag Sleman News (MTsN 4 Sleman) – MTsN 4 Sleman menggelar rapat koordinasi bersama guru dan pegawai di ruang guru MTsN 4 Sleman, Kamis (7/5/2026). Kegiatan tersebut membahas sosialisasi interkoneksi gaji, pembaruan data kepegawaian, penyelesaian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), serta persiapan agenda madrasah mendatang.
Rapat dibuka dengan bacaan basmallah dan dilanjutkan dengan penyampaian informasi oleh Kepala MTsN 4 Sleman, Harsoyo. Dalam arahannya, Harsoyo menyampaikan bahwa Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi pilot project interkoneksi gaji ASN Kementerian Agama tingkat nasional sehingga seluruh pegawai diminta segera memperbarui data melalui Simpeg 5.
Berbagai data yang wajib diperbarui antara lain Nomor Induk Kependudukan (NIK), pangkat terakhir, data suami atau istri, masa kerja golongan, hingga data anak yang masih berstatus mahasiswa. Pembaruan data tersebut dilakukan guna mendukung kelancaran sistem interkoneksi gaji serta memastikan hak pegawai tetap terpenuhi dengan baik.

Dalam kesempatan tersebut, Harsoyo juga mengingatkan seluruh ASN agar segera menyelesaikan penyusunan SKP Tahun 2026. Selain itu, madrasah juga akan melaksanakan kegiatan review kurikulum pada 13 Mei 2026 sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pembelajaran dan pengembangan program pendidikan di madrasah.
“Kami berharap seluruh guru dan pegawai dapat segera memperbarui data di Simpeg 5 dengan benar dan tepat waktu agar proses interkoneksi gaji berjalan lancar. Selain itu, penyelesaian SKP dan persiapan review kurikulum juga harus menjadi perhatian bersama demi meningkatkan kualitas layanan pendidikan di madrasah,” ujar Harsoyo.
Selain membahas administrasi kepegawaian, rapat koordinasi juga menjadi sarana evaluasi dan penyampaian apresiasi terhadap berbagai kegiatan madrasah yang telah berjalan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru serta pegawai yang telah bertugas dan berkontribusi dalam kegiatan JISS. Saya berharap semangat kolaborasi, kekompakan, dan profesionalisme terus dijaga agar setiap program madrasah dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi seluruh warga madrasah,” pungkas Harsoyo. (epr)
