{"id":54680,"date":"2026-02-12T13:57:27","date_gmt":"2026-02-12T06:57:27","guid":{"rendered":"https:\/\/sleman.kemenag.go.id\/home\/?p=54680"},"modified":"2026-02-12T13:57:28","modified_gmt":"2026-02-12T06:57:28","slug":"kunjungan-industri-perluas-wawasan-siswa-berwirausaha","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sleman.kemenag.go.id\/home\/2026\/02\/12\/kunjungan-industri-perluas-wawasan-siswa-berwirausaha\/","title":{"rendered":"Kunjungan Industri Perluas Wawasan Siswa Berwirausaha"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1600\" height=\"900\" src=\"https:\/\/sleman.kemenag.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Damas-Kencono1.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-54681\" srcset=\"https:\/\/sleman.kemenag.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Damas-Kencono1.jpeg 1600w, https:\/\/sleman.kemenag.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Damas-Kencono1-130x73.jpeg 130w\" sizes=\"auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Kemenag Sleman News (MAN 4 Sleman)<\/strong> \u2013 Setiap orang memiliki potensi untuk sukses di bidangnya masing-masing tentu dengan proses ketekunan untuk meraihnya.\u00a0 Diperlukan kesungguhan dan kegigihan untuk meraih Impian, dan harus diupayakan sejak dini.\u00a0 Para siswa yang akan lulus harus memiliki rencana pasti, kuliah ataukah bekerja.\u00a0 \u201cSaya menyarankan kalian kuliah karena dengan kuliah akan memperluas pola pikir dan skills serta memiliki nilai lebih dibanding lulusaan SMTA,\u201d ujar Direktur PT Damas Kencono Surakarta, Sudaryono \u00a0saat menerima kunjungan industri yang diikuti 31 siswa Kelas Tata Busana MAN 4 Sleman Selasa (10\/2\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p>Sudaryono menceritakan awal mula mendirikan usaha batik dan garment, penuh liku tantangan dan perjuangan.\u00a0 Ia bukanlah dari keluarga kaya, tidak ada hubungannya dengan konglomerat, meniti karier dan usaha benar-benar dari nol.\u00a0 Awalnya, ia adalah seorang guru Bahasa Inggris selama satu semester dengan gaji pas-pasan.\u00a0 Tidak puas dengan kondisi tersebut ia kemudian ia melamar pekerjaan sebagai tenaga marketing (pemasaran) di sebuah Perusahaan batik terkenal di Solo, bersaing dengan lulusan perguruan tinggi negeri terkenal.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia diterima dan bekerja di dunia yang benar-benar baru dan jauh berbeda dengan profesinya sebagai guru dan latar belakang pendidikannya.\u00a0 \u201cBegitu diterima saya mendapat tantangan baru. Saya mempelajari mendalami hal-hal baru tentang dunia batik dan garment, aneka jenis kain, pola batik, saya pelajari hingga bisa saya kuasai,\u201d lanjut Daryono.\u00a0 Berkata kegigihannya ia pun dapat bekerja professional dengan gaji dan fasilitas tinggi, yang ia raih dengan penuh perjuangan.\u00a0 Berkat prestasi kerjanya, banyak Perusahaan besar menawarinya untuk posisi penting dan fasilitas tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>\u00a0Ia tidak puas dengan capaiannya, meski sudah bergaji tinggi dengan fasilitas lebih, ia memilih keluar dari kemapanan dan mendirikan usaha sendiri, Damas Kencono.\u00a0 Sebuah keputusan yang berani, hidup dan penghasilan mapan tetapi keluar dan memulai usaha di bidang garment dan batik.\u00a0 Karena semua divisi sudah ia kuasai maka ia pun tahu betul seluk-beluk dunia batik dan garment.\u00a0 Lambat laun usahanya meningkat dan berkembang meski tak jarang banyak tantangan.\u00a0 &#8220;Tatangan terberat adalah saat terjadi pandemi Covid-19.\u00a0 Hampir saya gila, tapi alhamdulilah terus bertahan dan survive, dan bisa berkembang,&#8221; ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cBenar pesan ibu saya, orang hidup harus memiliki pendidikan tinggi dan <em>skills<\/em>, keduanya akan mendatangkan rizqi cukup bagimu.\u00a0 Inilah jawaban protes saya kepada ibu, saat saya sarjana kok pendapatan kecil?\u201d ujarnya.\u00a0 Kunci sukses Sudaryono adalah kerja keras, kesungguhan, mau belajar meningkatkan skills, tepat waktu dengan pelanggan dan mitra, tetap menjaga kualitas, serta membangun komunikasi yang baik.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Saat ini, PT Damas Kencono mengoperasikan dua fasilitas pabrik (skala besar dan skala kecil) untuk menjamin fleksibilitas dan ketepatan waktu produksi. \u00a0Perusahaannya didukung tim solid dengan kurang lebih 70 tenaga kerja terampil.\u00a0 \u201cKami mengelola operasional melalui sistem 2 lini produksi panjang <em>long lines<\/em> untuk pesanan massal dan 1 lini produksi kecil untuk penanganan pesanan khusus,\u201d tegasnya. Dengan infrastruktur tersebut, Damas Kencono memiliki kapasitas produksi stabil antara 12.000 hingga 15.000 pcs per bulan. \u00a0Sudah menjadi komitmen perusahaan untuk terus menjaga kualitas jahitan, ketepatan pola, dan efisiensi waktu untuk kepuasan mitra bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>Para siswa tampak antusias mendapatkan penjelasan dari Sudaryono, bahkan apa yang disampaikan pengusaha dari Solo itu mampu memotivasi dan menginspirasi. &nbsp;Tak sungkan, beberapa siswa pun mengajukan pertanyaaan, dan semua dijawab dengan gamblang didasarkan atas pengalamannya sebagai pengusaha, seperti bagaimana mengelola usaha, <ins>&nbsp;pentingnya skill dan modal, hingga komunikasi, hingga tantangan yang dihadapi.&nbsp; <\/ins>\u201cAsik dan menarik mendapat penjelasan dari Pak Sudaryono.&nbsp; Bersyukur bisa bertemu langsung dengan beliau,\u201d ujar Muhammad Riki Ketua Kelas Tata Busana. Meskipun beliau telah sukses beliau tetap rendah hati dan mau berbagi ilmu kiat-kiat sukses, menarik, pengalaman yang berguna, ujar Riki. (eds)<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1600\" height=\"900\" data-id=\"54682\" src=\"https:\/\/sleman.kemenag.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Damas-Kencono-3.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-54682\" srcset=\"https:\/\/sleman.kemenag.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Damas-Kencono-3.jpeg 1600w, https:\/\/sleman.kemenag.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Damas-Kencono-3-130x73.jpeg 130w\" sizes=\"auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1600\" height=\"900\" data-id=\"54683\" src=\"https:\/\/sleman.kemenag.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Damas-Kencono-4.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-54683\" srcset=\"https:\/\/sleman.kemenag.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Damas-Kencono-4.jpeg 1600w, https:\/\/sleman.kemenag.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Damas-Kencono-4-130x73.jpeg 130w\" sizes=\"auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px\" \/><\/figure>\n<\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kemenag Sleman News (MAN 4 Sleman) \u2013 Setiap orang memiliki potensi untuk sukses di bidangnya masing-masing tentu dengan proses ketekunan<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":54681,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_layout":"default_layout","_joinchat":[],"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[],"class_list":["post-54680","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-madrasah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sleman.kemenag.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54680","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sleman.kemenag.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sleman.kemenag.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sleman.kemenag.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sleman.kemenag.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=54680"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/sleman.kemenag.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54680\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":54754,"href":"https:\/\/sleman.kemenag.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54680\/revisions\/54754"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sleman.kemenag.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/media\/54681"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sleman.kemenag.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=54680"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sleman.kemenag.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=54680"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sleman.kemenag.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=54680"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}