{"id":67336,"date":"2026-08-13T10:25:57","date_gmt":"2026-08-13T03:25:57","guid":{"rendered":"https:\/\/sleman.kemenag.go.id\/home\/?p=67336"},"modified":"2026-08-14T03:12:49","modified_gmt":"2026-08-13T20:12:49","slug":"forum-apri-jadi-momentum-kakankemenag-perkuat-sanad-integritas-dan-selaraskan-zi-hingga-kua","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sleman.kemenag.go.id\/home\/2026\/08\/13\/forum-apri-jadi-momentum-kakankemenag-perkuat-sanad-integritas-dan-selaraskan-zi-hingga-kua\/","title":{"rendered":"Forum APRI Jadi Momentum Kakankemenag Perkuat Sanad Integritas dan Selaraskan ZI hingga KUA"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-67337\" src=\"https:\/\/sleman.kemenag.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG-20260814-WA0002.jpg\" alt=\"\" width=\"1600\" height=\"947\" \/><\/p>\n<p>Kemenag Sleman News \u2014 Penguatan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) bukan hanya tanggung jawab Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman. Semangat dan programnya perlu dipahami serta dijalankan bersama hingga Kantor Urusan Agama (KUA) dan madrasah.<\/p>\n<p>Pesan itu disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, H. Nadhif, , saat menghadiri Pertemuan Rutin Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Cabang Sleman. Pertemuan yang diikuti para penghulu KUA se-Kabupaten Sleman tersebut berlangsung di RM Joglo Menggala, Gandok, Tambakan, Sinduharjo, Ngaglik, Kamis (13\/8\/2026).<\/p>\n<p>Nadhif mengatakan, Kemenag Sleman saat ini tengah berada dalam masa penilaian pembangunan ZI menuju predikat WBK dari Kementerian PAN dan RB. Untuk itu, dukungan seluruh jajaran sangat dibutuhkan, termasuk para penghulu dan kepala KUA.<\/p>\n<p>\u201cZI bukan hanya program kantor, tetapi gerakan bersama yang harus tersambung hingga KUA dan madrasah. Karena itu, setiap program perlu dipahami dan diterapkan secara konsisten hingga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,\u201d ujar Nadhif.<\/p>\n<p>Semangat tersebut diperkuat melalui GEMA Integritas (Gerakan Membudayakan Integritas), seperti CCZI, Voice of Integrity, dan peneguhan lima nilai dasar ASN. Ia mendorong KUA turut mengemas kegiatan, termasuk momentum HUT ke-81 RI, sebagai ruang edukasi nilai integritas dan pelayanan publik. \u201cPesan integritas harus sampai ke KUA dan tidak boleh terputus,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Nadhif menegaskan, berbagai program unggulan Kemenag Sleman seperti Fullantik (Full Pelayanan Simpatik), CAPING, dan PERMATA harus benar-benar diterapkan hingga tingkat KUA. Inovasi tidak cukup berhenti sebagai gagasan, tetapi harus hadir dalam pelayanan yang ramah, responsif, dan tidak terhenti, termasuk di tengah efisiensi.<\/p>\n<p>\u201cProgram dari kantor harus dikenal, dipahami, kemudian diterapkan. Dari kantor ke KUA, dari KUA kepada masyarakat. Harus nyambung,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-67338\" src=\"https:\/\/sleman.kemenag.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG-20260814-WA0001.jpg\" alt=\"\" width=\"1600\" height=\"899\" srcset=\"https:\/\/sleman.kemenag.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG-20260814-WA0001.jpg 1600w, https:\/\/sleman.kemenag.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG-20260814-WA0001-130x73.jpg 130w\" sizes=\"auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px\" \/><\/p>\n<p>Selain itu, Nadhif mendorong percepatan Sleman Religi \u2013 Gen Z Makmurkan Masjid melalui piloting satu masjid binaan di setiap KUA dengan pola before\u2013process\u2013after.<\/p>\n<p>Pola ini diharapkan membuat pembinaan lebih terarah dan hasilnya terukur, sekaligus memastikan program tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Pertemuan APRI pun menjadi momentum menyatukan langkah para penghulu dalam memperkuat integritas, pelayanan, dan program Kemenag Sleman agar tersambung hingga masyarakat.(isa)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kemenag Sleman News \u2014 Penguatan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) bukan hanya tanggung jawab Kantor Kementerian<\/p>\n","protected":false},"author":38,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_layout":"default_layout","_joinchat":[],"footnotes":""},"categories":[7,6],"tags":[],"class_list":["post-67336","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita-kemenag","category-headline"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sleman.kemenag.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67336","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sleman.kemenag.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sleman.kemenag.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sleman.kemenag.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/users\/38"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sleman.kemenag.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=67336"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/sleman.kemenag.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67336\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":67339,"href":"https:\/\/sleman.kemenag.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67336\/revisions\/67339"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sleman.kemenag.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=67336"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sleman.kemenag.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=67336"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sleman.kemenag.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=67336"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}