Jumat, Agustus 14, 2026
Berita KemenagHeadline

Kemenag Gelar Pembinaan Amil Zakat 2024: Tingkatkan Kompetensi dan Sinergi untuk Pemberdayaan Umat

Kemenag Sleman News – Kemenag Sleman melalui Penyelenggara Zakat dan Wakaf selenggarakan Kegiatan pembinaan amil zakat tahun 2024. Kegiatan ini dilaksanakan di RM Muara Kapuas Sawahan Pendowoharjo Sleman pada Kamis (11/7/2024).

Hadir dalam kegiatan ini  40 orang peserta yang merupakan utusan dari berbagai Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang ada di Kabupaten Sleman, termasuk LazizNu, LazisMu, LazisQU, serta beberapa MAN dan MTSN Kemenag Kabupaten Sleman.

Acara pembukaan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari Sigit Purnomo, S.H., M.H. Penyelenggara Zakat Wakaf Kankemenag Sleman.  Sigit menyampaikan pentingnya pembinaan dan pengelolaan zakat yang profesional dan akuntabel. “Kita perlu meningkatkan kapasitas dan kompetensi para amil zakat agar dapat mengelola zakat dengan lebih baik dan efektif, sehingga dapat memberdayakan masyarakat secara maksimal,” ujarnya.

Sesi pertama kegiatan ini menghadirkan Drs. H. Edi Subriyanta, M.Si., Ketua Dewan AZ Sleman, yang menyampaikan materi bertajuk “Peluang dan Tantangan Pengelolaan Lumbung Zakat dalam Memberdayakan Masyarakat.” Dalam paparannya, Edi Subriyanta menjelaskan berbagai potensi yang dimiliki oleh lembaga zakat dalam mengatasi masalah sosial dan ekonomi di masyarakat, serta tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan zakat yang transparan dan berkelanjutan.

Sesi berikutnya diisi dengan kegiatan brainstorming fundraising yang dipandu oleh Zainul Muttaqin, Kepala Perwakilan LAZNAS Baitulmaal Muamalat (BMM). Zainul Muttaqin memberikan berbagai strategi dan teknik efektif dalam penggalangan dana zakat, serta bagaimana memaksimalkan potensi zakat untuk kesejahteraan umat. “Kolaborasi dan inovasi adalah kunci dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat. Kita harus mampu menciptakan program-program yang menarik dan bermanfaat bagi para muzakki dan mustahik,” katanya.

Para peserta sangat antusias mengikuti setiap sesi dan aktif berdiskusi serta berbagi pengalaman. Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dalam pengelolaan zakat di Kabupaten Sleman dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program zakat yang lebih efektif dan berdaya guna. (mia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

♿ Aksesibilitas