Perkuat Tata Kelola Zakat ASN, UPZ Kemenag Sleman Gelar Rakor Persiapan Studi Tiru ke Kebumen

Kemenag Sleman News (Humas) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) terus berkomitmen memperkuat tata kelola zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) agar semakin transparan, akuntabel, dan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan studi tiru ke UPZ Kemenag Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, yang digelar Selasa (13/1/2026).
Rakor ini membahas revisi Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) UPZ Tahun 2026 sekaligus pematangan teknis pelaksanaan studi tiru yang dijadwalkan pada Rabu (14/1/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi penguatan kelembagaan UPZ Kemenag Sleman, khususnya dalam optimalisasi pengumpulan dan pentasyarufan zakat ASN Muslim.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, H. Nadhif, S.Ag., M.S.I., menegaskan bahwa meningkatnya kesadaran berzakat di kalangan ASN merupakan indikator kuat terwujudnya nilai Sleman Religius. βKesadaran berzakat ASN merupakan bagian dari indikasi Sleman Religius. Kemenag Sleman terus mendorong ASN Muslim agar memiliki kesadaran tinggi dalam menunaikan zakat sesuai ketentuan,β ujar Nadhif.
Ia menjelaskan bahwa upaya tersebut telah didukung oleh regulasi Pemerintah Kabupaten Sleman yang memungkinkan ASN menyalurkan zakat melalui Baznas. Kemenag Sleman juga secara konsisten melakukan sosialisasi dan edukasi kepada ASN Muslim terkait kewajiban dan tata cara berzakat.
Lebih lanjut, Nadhif menekankan pentingnya tata kelola UPZ yang profesional dan bertanggung jawab. βUPZ harus dikelola secara transparan dan akuntabel. Sekecil apa pun dana zakat yang terhimpun harus dapat dipertanggungjawabkan serta disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat,β tegasnya.
Sementara itu, Plt. Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Sleman sekaligus Ketua UPZ Kemenag Sleman, Dr. Ali Afandi, M.Ag., menyampaikan bahwa Rakor ini menjadi langkah awal untuk menyamakan persepsi pengurus sebelum pelaksanaan studi tiru. βKami memandang perlu adanya rakor persiapan agar studi tiru ke UPZ Kemenag Kebumen dapat berjalan optimal. Melalui kegiatan ini, pengurus diharapkan dapat belajar terkait mekanisme pengumpulan zakat dan prioritas pentasyarufannya,β jelas Ali Afandi.
Ia menambahkan, sebagai pengurus baru, UPZ Kemenag Sleman perlu banyak belajar dari UPZ-UPZ yang telah memiliki tata kelola dan program unggulan. βUPZ Kemenag Kebumen merupakan salah satu UPZ Kemenag yang dinilai berprestasi di Jawa Tengah dan dapat menjadi rujukan dalam pengelolaan zakat yang profesional,β imbuhnya.
Melalui kegiatan ini, Kemenag Sleman menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan zakat ASN yang amanah, profesional, dan berorientasi pada kemaslahatan umat. (Aji)
