MTsN 9 Sleman Gandeng Smartgama untuk Persiapan TKA–TKAD Siswa Kelas IX

Kemenag Sleman News (MTsN 9 Sleman) – MTsN 9 Sleman terus berkomitmen mempersiapkan siswa kelas IX menghadapi TKA–TKAD secara optimal. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggandeng lembaga bimbingan belajar Smartgama untuk memberikan pendampingan akademik kepada siswa kelas IX.
Kerja sama tersebut diawali dengan kegiatan sosialisasi program bimbingan belajar yang disampaikan langsung oleh tim Smartgama kepada orang tua/wali siswa kelas IX pada Kamis (22/1/2026). Sosialisasi dilaksanakan di lingkungan MTsN 9 Sleman dan disambut dengan antusias oleh para orang tua.
Dalam pemaparannya, pihak Smartgama menjelaskan bahwa bimbingan belajar dirancang khusus untuk membantu siswa mempersiapkan diri menghadapi TKA–TKAD. Rencananya, kegiatan bimbingan akan dilaksanakan sebanyak 20 kali pertemuan. Jadwal bimbingan ditetapkan setiap hari Selasa, Kamis, dan Jumat pukul 16.00–17.00 WIB atau setelah pelaksanaan salat Asar, bertempat di madrasah.

Kepala MTsN 9 Sleman, Siti Juwariyah, menyampaikan harapannya agar seluruh siswa kelas IX dapat mengikuti program bimbingan belajar ini dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, program tersebut merupakan salah satu ikhtiar madrasah dalam menyiapkan siswa agar lebih siap, percaya diri, dan berhasil dalam menghadapi TKA–TKAD. “Semoga melalui bimbingan belajar ini, seluruh siswa kelas IX MTsN 9 Sleman dapat memperoleh hasil terbaik. Ini adalah ikhtiar bersama antara madrasah, orang tua, dan siswa untuk meraih kesuksesan dalam TKA–TKAD,” ungkap Siti Juwariyah.
Melalui sinergi antara MTsN 9 Sleman dan Smartgama, diharapkan proses persiapan TKA–TKAD dapat berjalan lebih terarah dan memberikan dampak positif bagi peningkatan prestasi siswa. Kerja sama ini juga menjadi wujud komitmen madrasah dalam memberikan layanan pendidikan yang optimal bagi peserta didik kelas IX. Dengan pendampingan yang terstruktur dan berkelanjutan, siswa diharapkan mampu menguasai materi secara lebih mendalam. Selain itu, dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat menumbuhkan motivasi belajar dan kesiapan mental siswa dalam menghadapi TKA–TKAD. (IM)
