Sabtu, Juni 6, 2026
Berita Madrasah

Belajar Organisasi dan Kepemimpinan, HTT MA Sunan Pandanaran Studi Banding ke MAN 3 Sleman

Kemenag Sleman News (MAN 3 Sleman) – Selasa (2/2/2026) sebanyak 70 siswa pengurus OSIS yang disebut Haiatut Thullab wal Tholibat (HTT) MA Sunan Pandanaran melaksanakan kegiatan studi banding ke MAN 3 Sleman. Kegiatan ini menjadi ajang pembelajaran sekaligus silaturahmi antar organisasi siswa, dengan tujuan memperluas wawasan keorganisasian dan memperkuat jejaring kepemimpinan.

Rombongan dari MA Sunan Pandanaran dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Ili Rohili, M.Pd., didampingi Waka Kesiswaan, Waka Humas, serta Koordinator Keorganisasian. Kedatangan mereka disambut hangat di Ruang AVA MAN 3 Sleman oleh Kepala MAN 3 Sleman, Singgih Sampurno, S.Pd., M.A., Waka Kesiswaan, Siti Mutmainah, S.Pd., Waka Humas, Isni Kurnia Romadhoni, S.Pd., M.Sc., Para staf Kesiswaan dan DEWA Mayoga (OSIS MAN 3 Sleman) beserta ketua-ketua BPH.

Acara diawali dengan sambutan dari kedua kepala madrasah. Dalam sambutannya, Ili Rohili menyampaikan, “Studi banding ini bukan sekadar kunjungan, tetapi kesempatan bagi siswa untuk belajar langsung dari pengalaman organisasi di madrasah lain. Kami berharap para pengurus HTT mampu membawa pulang inspirasi baru untuk diterapkan di MA Sunan Pandanaran,” ujarnya.

Sementara itu, Singgih Sampurno menegaskan pentingnya kolaborasi antar sekolah. Ia menyampaikan, “Kami menyambut kehadiran rombongan dari MA Sunan Pandanaran dengan senang hati. Semoga kegiatan ini menjadi awal dari kerja sama yang lebih erat, dan dapat saling menimba ilmu dari masing-masing madrasah,” ucap Singgih.

Presentasi tentang Kesiswaan disampaikan langsung dari Kesiswaan oleh Siti Mutmainah. Dilanjutkan paparan tentang organisasi siswa – DEWA Mayoga MAN 3 Sleman. Diskusi interaktif mengenai strategi pengelolaan organisasi, inovasi kegiatan, serta tantangan yang dihadapi siswa. Sharing session antar pengurus BPH untuk memperkuat jejaring kepemimpinan.

Melalui studi banding ini, diharapkan Pengurus HTT MA Sunan Pandanaran dapat mengadopsi praktik baik dari MAN 3 Sleman, demikian halnya dengan DEWA Mayoga dapat mengambil hikmah dari kegiatan ini, demikian disampaikan Waka Humas, Isni Kurnia Romadhoni. Selain itu diharapkan dapat terjalin hubungan erat antar siswa kedua madrasah yang melahirkan gagasan baru untuk pengembangan kegiatan keorganisasian yang lebih inovatif dan bermanfaat.

Kegiatan studi banding ini menjadi momentum penting bagi siswa untuk belajar langsung dari pengalaman organisasi di sekolah lain, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan kepemimpinan. Dengan dukungan penuh dari pihak madrasah, HTT MA Sunan Pandanaran berkomitmen untuk terus berkembang menjadi organisasi yang unggul, demokratis, dan produktif. (isn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

♿ Aksesibilitas