Jumat, Juni 5, 2026
Berita Madrasah

Jurnalistik MAN 3 Sleman Hadirkan JURSPIRA #2 “Student Journalism in Building Awareness & Integrity”

Kemenag Sleman News (MAN 3 Sleman) — Puluhan pelajar dari berbagai SMA/MA sederajat se-Daerah Istimewa Yogyakarta antusias mengikuti kegiatan JURSPIRA#2; Jurma Inspirasi Kepenulisan yang digelar oleh Jurnalistik Mayoga (Jurma) MAN 3 Sleman, Ahad (15/2/2026). Mengusung tema “Dari Fakta ke Makna: Student Journalism in Building Awareness & Integrity”, kegiatan ini menjadi wadah bagi pelajar untuk mengasah keterampilan jurnalistik sekaligus menanamkan nilai integritas dalam menyampaikan informasi.

Kegiatan yang berlangsung di ruang AVA MAN 3 Sleman ini diikuti oleh 28 peserta, terdiri dari perwakilan organisasi jurnalistik pelajar se-Yogyakarta, panitia, serta perwakilan Dewan Siswa. Selama kurang lebih delapan jam, para peserta dibekali berbagai materi dan pelatihan praktis seputar dunia jurnalistik.

Ketua panitia JURSPIRA, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kegiatan ini lahir dari keprihatinan terhadap minimnya keterampilan teknis jurnalistik di kalangan pelajar.

“Banyak pelajar yang tertarik menulis, tetapi masih kesulitan dalam teknik menulis berita yang benar, verifikasi fakta, hingga memahami etika jurnalistik. Melalui JURSPIRA#2, kami ingin menjembatani hal itu,” ujarnya.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber yang merupakan jurnalis berpengalaman, Purnawan Setyo Adi, S.I.P. Para peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga praktik langsung melalui sesi Cerdas Cermat Jurnalistik (CCJ) yang menguji pemahaman mereka tentang dunia kewartawanan. Tak hanya itu, sesi kreatif “Melukis” juga diselipkan untuk merangsang imajinasi peserta dalam menyajikan informasi secara visual.

Salah satu peserta dari MAN 1 Yogyakarta, mengaku senang bisa mengikuti kegiatan ini. Ia merasakan langsung manfaat dari pelatihan yang diberikan.

“Seru banget! Dapet ilmu baru tentang teknik wawancara dan menulis berita yang selama ini cuma saya baca di buku. Jurnalisnya juga asyik dan materinya gampang dipahami. Jadi makin termotivasi buat nulis,” tuturnya dengan penuh semangat.

Dengan adanya JURSPIRA, diharapkan lahir bibit-bibit baru jurnalis pelajar yang handal, kreatif, dan kritis. Lebih dari itu, kegiatan ini juga menegaskan peran pers siswa sebagai agen perubahan yang mampu membangun kesadaran publik melalui informasi yang mendalam, akurat, dan berintegritas. Kolaborasi dan sinergi antar sekolah di Yogyakarta pun diharapkan semakin kuat, menciptakan ekosistem jurnalistik pelajar yang dinamis dan progresif.

Di era banjir informasi seperti sekarang, kemampuan memilah fakta dan menyajikannya menjadi makna adalah tantangan sekaligus kebutuhan. JURSPIRA hadir menjawab tantangan itu, membuktikan bahwa pelajar Yogyakarta siap menjadi bagian dari solusi. (syf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

♿ Aksesibilitas