Jelang Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) TA 2026/2027, MTsN 8 Sleman Gelar Koordinasi

Kemenag Sleman News (MTsN 8 Sleman) – MTsN 8 Sleman menggelar rapat Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) Tahun Pelajaran 2026/2027 pada Jumat (20/02/2026) di Aula madrasah. Rapat ini dihadiri oleh kepala madrasah, jajaran wakil kepala, panitia PMBM, serta guru dan pegawai yang terlibat dalam kepanitiaan, guna mematangkan persiapan pelaksanaan PMBM, khususnya Jalur Pendaftaran Tahfidz Terpadu (JPTT).
Rapat dilaksanakan sebagai tindak lanjut surat edaran dari Kantor Wilayah Kementerian Agama D.I. Yogyakarta terkait pelaksanaan PMBM Jalur Pendaftaran Tahfidz Terpadu (JPTT) Tahun Pelajaran 2026/2027. Jalur ini merupakan program mandatori untuk menjaring calon murid baru yang unggul di bidang tahfidz.
Berdasarkan ketentuan, PMBM Jalur JPTT akan dilaksanakan dengan jadwal sebagai berikut: pendaftaran pada 3–5 Maret 2026, pengumuman tahap I pada 6 Maret 2026, seleksi tahap II pada 9–10 Maret 2026, pengumuman tahap II pada 11 Maret 2026, serta lapor diri pada 11–12 Maret 2026. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui platform Jogja Madrasah Digital (JMD) pada link https://pmbm-mts.jogjamadrasahdigital.net/.

Dalam rapat tersebut dibahas pula dasar pelaksanaan JPTT yang mengacu pada Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 10041 Tahun 2026 tentang Penerimaan Murid Baru Madrasah Tahun Pelajaran 2026/2027 serta Keputusan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 117 Tahun 2026 tentang Petunjuk Pelaksanaan PMBM.
Selain Jalur JPTT, rapat juga menyinggung jadwal PMBM Gelombang I yang akan dilaksanakan pada 25 Maret hingga 25 April 2026 dengan kuota maksimal 50 persen, meliputi berbagai program unggulan seperti Tahfidz, Akademik, Riset, Olahraga, Asrama/Pesantren, Keterampilan, Bahasa, hingga Internasional. Sementara itu, PMBM Gelombang II akan menyesuaikan jadwal Dikpora/Dinas Pendidikan dengan mempertimbangkan hasil TKA dan/atau prestasi sesuai kriteria yang ditetapkan madrasah.
Kepala MTsN 8 Sleman, Agus Sholeh, S.Ag., menegaskan pentingnya kesiapan seluruh panitia dalam menyukseskan PMBM tahun ini. “PMBM bukan sekadar proses administratif, tetapi momentum strategis untuk menjaring generasi unggul yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga kuat dalam hafalan Al-Qur’an dan berkarakter,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Ika Sudaryatiningsih, S.Pd., menyampaikan bahwa pihaknya telah mulai melakukan persiapan teknis, termasuk sosialisasi internal dan koordinasi dengan madrasah asal. “Kami fokus pada kesiapan Jalur JPTT terlebih dahulu karena jadwalnya lebih awal. Panitia sudah mulai menyusun mekanisme seleksi, pembagian tugas, serta memastikan seluruh persyaratan administrasi dan teknis berjalan sesuai ketentuan,” jelasnya.
Dalam ketentuan JPTT, calon pendaftar jenjang MTs harus menduduki kelas akhir MI/SD Tahun Pelajaran 2025/2026 yang dibuktikan dengan surat keterangan dari sekolah/madrasah, serta memiliki prestasi atau ketercapaian tahfidz yang dibuktikan dengan sertifikat, surat keterangan, atau surat pernyataan bermaterai. Dokumen yang diunggah meliputi surat keterangan kelas akhir, sertifikat tahfidz, dan pas foto ukuran 4×6.
Rapat ditutup dengan pembagian tugas kepanitiaan serta komitmen bersama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada calon peserta didik dan orang tua. Diharapkan, melalui persiapan yang matang dan koordinasi yang solid, PMBM MTsN 8 Sleman Tahun Pelajaran 2026/2027 dapat berjalan lancar, transparan, dan mampu menjaring peserta didik yang unggul, berprestasi, serta berakhlak mulia. (idw)
