Senin, Juni 1, 2026
Tak Berkategori

KUA Hadir Perkuat Ketahanan Keluarga di Bulan Ramadan

Kemenag Sleman News (KUA)–Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan sebagai ruang penguatan nilai keluarga melalui kegiatan pembinaan peningkatan keluarga sakinah dan maslahat yang digelar bagi ibu-ibu dan remaja masjid jamaah Majelis Taklim Roudhotul Jannah, Deresan, Caturtunggal, Depok, Sleman, Selasa (24/2). Kegiatan ini menjadi wujud nyata program KUA Berdampak dalam menghadirkan layanan keagamaan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Pembinaan menghadirkan penyuluh agama Islam dari Kementerian Agama Kabupaten Sleman, Wahyu Nurul Ilmiyati, yang memberikan materi tentang lima asas keluarga sakinah sebagai fondasi membangun keluarga harmonis, tangguh, dan maslahat. Kegiatan diikuti dengan antusias oleh jamaah lintas generasi, mulai dari para ibu hingga remaja masjid, sebagai upaya menanamkan nilai ketahanan keluarga sejak dini.

Dalam penyampaiannya, Wahyu Nurul Ilmiyati menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar momentum ibadah individual, tetapi juga sarana memperkuat relasi keluarga melalui praktik kebersamaan yang sederhana namun bermakna. Menurutnya, aktivitas seperti buka puasa bersama, sahur bersama, hingga melaksanakan salat tarawih berjamaah di masjid merupakan bentuk pendidikan keluarga yang efektif dalam menumbuhkan kasih sayang dan kebersamaan.

“Ketahanan keluarga dapat dibangun melalui kebiasaan kebersamaan selama Ramadan. Kegiatan ini menjadi pendidikan langsung bagi putra-putri sekaligus memperkuat hubungan dalam keluarga inti,” ujarnya.

Ia menambahkan, nilai-nilai yang ditanamkan selama Ramadan diharapkan mampu membentuk karakter keluarga yang tidak hanya saleh secara pribadi, tetapi juga memiliki kesalehan sosial di tengah masyarakat.

Kegiatan pembinaan ini sekaligus menunjukkan peran strategis Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai pusat layanan keagamaan berbasis pemberdayaan masyarakat. Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, KUA hadir tidak hanya dalam layanan administrasi keagamaan, tetapi juga sebagai penggerak penguatan ketahanan keluarga dan pembangunan sosial keagamaan di tingkat akar rumput.

Melalui kegiatan semacam ini, Ramadan diharapkan menjadi wahana mempererat kasih sayang, memperkuat keharmonisan rumah tangga, serta menyatukan keluarga dalam semangat ibadah dan kebersamaan, sehingga terwujud keluarga sakinah yang membawa maslahat bagi lingkungan sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

♿ Aksesibilitas