Rabu, Juli 29, 2026
Berita KemenagHeadline

Ngopi Susu, Kakan: Forum Berbagi Inpirasi, Jaring Aspirasi dan Temukan Solusi

Kemenag Sleman News – Ngopi Susu  Ngobrol Penuh Inspiratif Selalu ada Solusi merupakan sebuah program inspiratif dan solutif yang digagas untuk menghimpun ide kreatif serta menampung berbagai saran dan masukan dalam rangka memberikan layanan prima kepada masyarakat serta demi kemajuan Kemenag Sleman mendatang.

“Program ini tidak hanya untuk menambah wawasan namun juga menjadi media komunikasi untuk mengangkat segala permasalahan yang membutuhkan solusi cepat dan tepat. Syaratnya satu tidak boleh baper.”  Demikian statemen Kakan Kemenag Sleman H. Nadhif saat memberikan arahan dalam agenda Ngopi Susu yang digelar Jumat (27/2/2026) di Aula lantai 3 kantor setempat.

“Tiga poin yang perlu digarisbawahi,” imbuhnya. Pertama, parkir kendaraan khususnya mobil. Keterbatasan lahan menjadi pemicu polemik sehingga perlu alternatif lain untuk mengatasinya. Kedua, ketersediaan toilet duduk di lantai 2 sebagai salah satu fasilitas layanan khususnya bagi internal pegawai. Ketiga, untuk menunjang kesehatan pegawai melalui menu makan siang mandiri perlu sentuhan ahli gizi sehingga kebutuhan gizi dalam tubuh terpenuhi.

Kakan menegaskan, “Tiga poin ini perlu penanganan serius. Itulah alasan mengapa Ngopi Susu dianggap penting karena mampu menampung aspirasi yang selama ini belum mengemuka.”

Agenda Ngopi Susu kali ini membahas Strategi Pola Makan Selama Puasa dengan menggandeng inspirator muda dari Pengawas Jaminan Produk Halal (PJPH) Chaesi dan Dian. Sebagai Ahli Gizi, mereka berharap melalui forum ini mampu memberikan insight untuk menjaga kebugaran tubuh khususnya selama puasa melalui menu makanan bergizi.

Agenda Ngopi Susu diakhiri dengan sambutan pamitan dari Plt. Kasi Bimas Islam Hj. Noor Imanah yang akan memasuki masa purna tugas terhitung per 1 Maret 2026. Beliau adalah sosok pejuang WBK yang telah mengabdi di Kementerian Agama selama 32 tahun dan diakhiri masa bakti di Kemenag Sleman selama 3 tahun. Perjuangan dan semangat beliau tidak berhenti sampai di sini namun akan dilanjutkan oleh para penerus hingga pada saatnya nanti Kemenag Sleman mampu meraih predikat WBK dan WBBM. (tnf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

♿ Aksesibilitas