Pendampingan Ponpes Tunarungu Darul Ashom, Kemenag Sleman Dorong Terbitkan NSPP

Kemenag Sleman News – Kepala Seksi PD Pontren Kemenag Sleman Achmad Fauzi beserta tim melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Tunarungu Darul Ashom yang berlokasi di Desa Sidomoyo, Godean pada Selasa (3/3/2026). Rombongan disambut hangat oleh pimpinan Ponpes Ustaz Abu Kahfi.
“Kunjungan dimaksudkan untuk Pendampingan ponpes dalam pengajuan pendaftaran dengan mekanisme sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.” Tutur Fauzi selaku ketua tim.
Dalam keterangannya Ustaz Kahfi menyampaikan, santri mulai tinggal di wilayah Sleman pada awal tahun 2025, sebelumnya di Srandakan. “Ponpes Tunarungu Darul Ashom didirikan tanggal 19 September 2019 di Bantul untuk menampung anak-anak yang mengalami hambatan pendengaran,” terangnya.
Ia mengaku mengajarkan Al Quran dan Agama Islam melalui bahasa isyarat yang diperoleh dengan sanad dari para Syaikh di Riyadh, Makkah dan Madinah. “Melalui kunjungan ini, Ustaz Kahfi berharap mendapatkan pencerahan dalam keberlanjutan ponpes ke depan,” imbuhnya.
Fauzi berharap Ponpes Darul Ashom menjadi laboratorium untuk layanan difabel nasional maupun internasional. Pihaknya memberikan masukan agar ponpes segera mendapatkan izin operasional sehingga peserta didiknya bisa mengikuti ujian nasional yang standar.
“Silakan siapkan dokumen-dokumennya agar Tim dari Kanwil Kemenag DIY bisa segera memproses pendirian Pondok Pesantren. Harapannya bisa segera diterbitkan NSPP (Nomor Statistik Pondok Pesantren) sehingga ponpes ini bisa terus mengembangkan berbagai program yang digulirkan pemerintah.” Papar Fauzi optimis.
Ia juga berharap ke depan para siswanyabisa mengikuti ujian nasional ula, wustha dan ulya. Serta mampu meningkatkan tata kelola digitalisasi untuk mencetak para guru yang handal dan siswa berprestasi. (tnf)
