Rubik Zoom: Kakankemenag Sleman Sapa ASN, Pastikan Cuti Bersama Tertata dan Integritas Tetap Terjaga

Kemenag Sleman News (Humas) — Komitmen menjaga layanan publik tetap prima di tengah momentum cuti bersama kembali ditegaskan dalam Podcast Rubik Zoom, Kakankemenag Sleman Menyapa ASN. Program internal ini menjadi wadah dialog santai namun berbobot, menghadirkan ruang komunikasi terbuka antara pimpinan dan seluruh ASN Kementerian Agama Kabupaten Sleman.
Pada episode kali ini, tema yang diangkat adalah Cuti Bersama: Layanan dan Integritas Tetap Terjaga. Narasumber yang hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, jajaran Seksi Bimas Islam, serta Unit Kepegawaian. Dialog berlangsung hangat, membahas penataan SDM, pola kerja ASN, hingga peran strategis Kemenag dalam menyambut Idulfitri.
Dalam sambutan pembuka, Kepala Kantor menekankan pentingnya manajemen SDM yang tertata rapi selama masa libur dan cuti bersama. “Kita tekankan yang pertama, kita menata SDM Kemenag Sleman. Hari libur dan cuti bersama kita atur bersama. Jangan sampai ada pelanggaran disiplin yang tidak kita inginkan,” tegasnya.
Penyesuaian pola kerja ASN selama periode Idulfitri juga menjadi perhatian utama. Mengacu pada Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 5 Tahun 2026 tentang penyesuaian pelayanan masyarakat, diterapkan skema Work From Office (WFO) dan Work From Anywhere (WFA). Kebijakan ini diambil sebagai respons atas tingginya mobilitas masyarakat saat arus mudik dan balik Lebaran.
“Esensinya kita ambil pada hiruk pikuk transportasi libur Lebaran ini. Pemerintah memiliki kebijakan WFO dan WFA, dan ini perlu kita atur secara bijak agar pelayanan tetap berjalan,” jelasnya.

ASN Kemenag Sleman dijadwalkan mulai memasuki masa libur sesuai kalender nasional, dengan kesempatan cuti bersama yang diatur proporsional. Setiap satuan kerja membuka kuota cuti hingga 10 persen ASN secara bergantian, sehingga pelayanan publik tidak terhenti.
Sementara itu, Seksi Bimas Islam menyoroti kesiapan menyambut Idulfitri, bukan hanya dalam penetapan 1 Syawal, tetapi juga dalam memastikan pelayanan keagamaan berjalan optimal. Kemenag Sleman ingin hadir lebih dari sekadar fungsi administratif, tetapi juga sebagai penggerak kemaslahatan umat.
Mengusung tema mudik tahun ini, “Menyala, Menyenangkan, Menenangkan, Aman dan Lancar”, Kemenag Sleman turut berperan aktif dalam menciptakan suasana Lebaran yang aman dan nyaman. Salah satu langkah konkret adalah program Masjid Ramah Pemudik. Masjid-masjid yang berada di jalur strategis dipersiapkan menjadi tempat istirahat yang layak bagi para pemudik.
“Kita kondisikan dan kita persiapkan untuk menjadi tuan rumah yang baik,” imbuhnya.
Program ini juga didukung kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam pengalokasian anggaran guna menunjang fasilitas masjid ramah pemudik, mulai dari kebersihan, air bersih, hingga ruang istirahat.
Melalui Rubik Zoom, pesan yang ingin ditegaskan jelas: cuti bersama bukan alasan untuk menurunkan kualitas layanan dan integritas. Justru di momen inilah profesionalisme ASN diuji. Dengan manajemen SDM yang tertata, koordinasi lintas unit yang solid, serta komitmen pada zona integritas, Kemenag Sleman optimistis dapat memberikan pelayanan terbaik sekaligus menghadirkan suasana Idulfitri yang menenangkan bagi masyarakat.
Dialog santai, pesan kuat, dan komitmen nyata Rubik Zoom kembali menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan nilai integritas ASN Kemenag Sleman.
