Selasa, Juni 2, 2026
Berita KemenagHeadline

Dukung Penguatan Layanan Publik, Kemenag Sleman Gandeng Empat Instansi

Kemenag Sleman News – Kementerian Agama Kabupaten Sleman menjalin kerja sama dengan beberapa institusi diantaranya Badan Narkotika Nasional (BNN), Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dan Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman. Kerjasama ditandai dengan penandatanganan MoU yang berlangsung di sela Rapat Kerja Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman Tahun 2026, Selasa (31/3/2026) di Ramada by Wyndham Hotel.

“Kolaborasi dan sinergitas ini sebagai upaya untuk penguatan layanan publik, sarana edukasi sosial, penguatan data dan administrasi sekaligus untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang baik.” Hal ini disampaikan Kakan Kemenag Sleman Nadhif saat memberikan sambutan dalam Raker yang mengusung tema Asta Protas Bergerak, Kemenag Semakin Berdampak.

Ia juga menyinggung program prioritas internal yang merupakan amanat dari Bupati Sleman Harda Kiswaya yakni Sleman Religi. “Program ini lahir tidak hanya sebagai upaya peningkatan sinergitas lintas sektoral namun juga untuk menggerakkan generasi muda agar lebih dekat dengan aktivitas keagamaan sehingga terbentuk masyarakat agamis dan berakhlak mulia,” tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kakanwil Kemenag DIY Ahmad Bahiej menegaskan bahwa Raker ini untuk menindaklanjuti sekaligus menyatukan visi dan sanad perjuangan dari pusat, provinsi sampai kabupaten/kota dan akan dilanjutkan ke Madrasah dan KUA serta kelompok-kelompok kerja penyuluh dan pengawas.

Kakanwil mengajak ASN Kemenag Sleman agar lebih dekat dengan masyarakat. Selain memberikan pelayanan di kantor, ASN Kemenag dituntut mampu memberikan pendampingan dan pencerahan di tengah masyarakat. “Kerja kita tidak hanya untuk urusan duniawi namun juga untuk akhirat,” tutur Kakanwil di hadapan peserta Raker yang terdiri dari jajaran pimpinan, Kepala Madrasah, Kepala KUA, KTU se-Kabupaten Sleman, jabatan fungsional dan perwakilan pelaksana di unit kerja bawah atap di lingkungan Kemenag Sleman.

Kakanwil juga menyinggung kehadiran Rumah Ibadah Ramah Pemudik, tidak hanya untuk ritual tapi sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat.

Selanjutnya, Kemenag agar melakukan pendampingan dalam pengembangan dakwahnya. “Unit-unit pengumpul zakat seperti masjid dan pondok pesantren agar didaftarkan sebagai unit pengumpul zakat. Kemudian hasil pengumpulan zakat dan pendistribusiannya dilaporkan ke baznas,” tuturnya.

Kakanwil sangat pengapreasi pencapaian Kemenag Sleman. Seluruh elemen, baik bawah atap maupun Madrasah hingga KUA berhasil memboyong prestasi yang membanggakan. “Saya dukung Sleman sebagai Kemenag nomer satu di DIY,” ujar Kakan disambut riuh tepuk tangan peserta Raker.

Di sela Raker, Kemenag Sleman juga mengapresiasi beberapa pencapaian baik unit kerja bawah atap, satuan kerja madrasah, unit kerja KUA hingga perorangan. Mulai dari capaian kinerja, IKPA, Publikasi Award, ZI hingga pegawai teladan 2025 yang berhasil diraih oleh Tri Wahyuni, Pengawas Madrasah sekaligus Plt. Kasi Dikmad Kemenag Sleman.

Agenda Raker diakhiri dengan Penandatanganan Dekalarasi Komitmen Mewujudkan WBK – WBBM dan Penandatanganan Berita Acara Rapat Kerja Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas oleh seluruh jajaran pimpinan, Kepala Madrasah dan Kepala KUA se-Kabupaten Sleman. (tnf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

β™Ώ Aksesibilitas