Semarak Nuzulul Qur’an di MTsN 2 Sleman, Al-Qur’an Jadi Cahaya Penuntun Generasi Berakhlak Mulia

Kemenag Sleman News (MTsN 2 Sleman) — MTsN 2 Sleman menyelenggarakan pengajian dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an pada Jumat (6/3) di Masjid Darul Arkom MTsN 2 Sleman. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta tenaga kependidikan dengan penuh kekhusyukan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan keagamaan selama bulan Ramadan.
Pengajian Nuzulul Qur’an ini menghadirkan penceramah Ustadz Ahmad Fairuz Baraya, S.Si. yang menyampaikan tausiyah dengan tema “Al-Qur’an Cahaya Kehidupan Penuntun Generasi Berakhlak Mulia.” Dalam ceramahnya, beliau mengajak seluruh peserta, khususnya para siswa, untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman utama dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Ahmad Fairuz Baraya menjelaskan bahwa Al-Qur’an diturunkan sebagai petunjuk bagi umat manusia agar mampu menjalani kehidupan dengan penuh kebaikan dan nilai-nilai akhlak yang mulia. Ia menekankan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an.
“Al-Qur’an adalah cahaya kehidupan. Jika kita dekat dengan Al-Qur’an, maka kehidupan kita akan memiliki arah yang jelas. Generasi muda harus menjadikan Al-Qur’an sebagai sahabat dalam kehidupan, tidak hanya dibaca, tetapi juga dipahami dan diamalkan dalam setiap tindakan,” ungkapnya di hadapan para jamaah.
Ia juga mengingatkan bahwa kedekatan dengan Al-Qur’an akan membentuk karakter yang kuat, disiplin, dan berakhlak baik. Hal tersebut sangat penting bagi para pelajar agar mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Kepala MTsN 2 Sleman, Dra. Hj. Titik Susilawati, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an merupakan momentum penting untuk meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, khususnya bagi para siswa madrasah.
“Momentum Nuzulul Qur’an ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Kami berharap para siswa MTsN 2 Sleman tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari sehingga terbentuk generasi yang berakhlak mulia,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan keagamaan seperti pengajian Nuzulul Qur’an merupakan bagian dari upaya madrasah dalam membangun karakter religius siswa serta memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan madrasah.
Koordinator Keagamaan MTsN 2 Sleman, Ibu Tiwi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program pembinaan keagamaan yang secara rutin dilaksanakan oleh madrasah, khususnya pada bulan Ramadan.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada siswa mengenai makna diturunkannya Al-Qur’an serta pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Melalui pengajian ini kami berharap para siswa semakin termotivasi untuk membaca, menghafal, serta mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan mereka,” jelasnya.

Sementara itu, Ibu Fela yang turut mendampingi kegiatan tersebut menyampaikan harapannya agar pengajian ini mampu memberikan dampak positif bagi para siswa, baik dalam hal peningkatan ibadah maupun pembentukan karakter.
“Semoga melalui kegiatan ini para siswa semakin mencintai Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai sumber inspirasi dalam belajar serta berperilaku sehari-hari. Nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an sangat penting untuk membentuk generasi yang berakhlak mulia dan bertanggung jawab,” tuturnya.
Rangkaian kegiatan pengajian berlangsung dengan tertib dan penuh antusias. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan sambutan kepala madrasah, tausiyah dari penceramah, serta doa bersama.
Para siswa terlihat mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian dan semangat. Momentum Nuzulul Qur’an ini diharapkan mampu memperkuat kecintaan seluruh warga MTsN 2 Sleman terhadap Al-Qur’an serta menjadikannya sebagai cahaya kehidupan yang menuntun generasi muda menuju akhlak yang mulia dan masa depan yang lebih baik.(dwk)
