MTsN 4 Sleman Ikuti Syawalan Pokja Kapanewon Sleman

Kemenag Sleman News (MTsN 4 Sleman) – Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kelompok Kerja (Pokja) Kapanewon Sleman, Kabupaten Sleman, menggelar kegiatan Syawalan Pendidik dan Tenaga Kependidikan SMP/MTs se-Pokja Kapanewon Sleman Tahun 2026 di SMP Negeri 5 Sleman, Jumat (10/4/2026). Kegiatan ini diikuti oleh para kepala sekolah, pendidik, serta tenaga kependidikan dari berbagai SMP dan MTs di wilayah Kapanewon Sleman, termasuk MTsN 4 Sleman yang turut hadir dalam acara ini.
Syawalan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antar pendidik setelah merayakan Idulfitri. Dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, para peserta saling bermaafan melalui ikrar syawalan serta memperkuat komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan masing-masing.
Kepala MTsN 4 Sleman, Harsoyo, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Kegiatan syawalan ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana untuk menyatukan visi dalam meningkatkan mutu Pendidikan di Kapanewon Sleman. Kebersamaan seperti ini sangat penting untuk memperkuat sinergi antar sekolah,” ungkapnya.

Kegiatan semakin bermakna dengan hadirnya tausiah yang disampaikan oleh Ustadz Mujiharno dengan tema “Dengan Silaturahmi Satukan Hati, Wujudkan Prestasi.” Dalam penyampaiannya, Ustadz Mujiharno menggunakan bahasa yang ringan dan komunikatif, diselingi lelucon segar yang membuat suasana menjadi hidup. Sesekali, Ustadz Mujiharno juga mengajak peserta bernyanyi dan bershalawat bersama, sehingga menambah kekhusyukan acara.
Dalam tausiahnya, Ustadz Mujiharno menekankan pentingnya menjaga hubungan baik antar sesama sebagai kunci keberhasilan. “Silaturahmi itu bukan sekadar tradisi, tetapi kekuatan besar yang mampu menyatukan hati dan membuka jalan menuju prestasi yang lebih baik,” tuturnya di hadapan para peserta.
Salah satu guru MTsN 4 Sleman, Amik Rahmawatiningtyas, juga mengungkapkan kesan positifnya terhadap kegiatan ini. “Kami merasa senang bisa mengikuti syawalan bersama ini. Selain menambah wawasan melalui tausiah, kegiatan ini juga mempererat hubungan antar guru dan tenaga kependidikan,” ujarnya. (epr)
