Selasa, Juli 28, 2026
Berita KemenagHeadline

Kolaborasi Paskah Ekoteologi, Layanan Katolik Kemenag Sleman Berdampak Nyata

Kolaborasi Paskah Ekoteologi, Layanan Katolik Kemenag Sleman Berdampak Nyata

Kemenag Sleman News (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman mengapresiasi kegiatan Paskah bertema “Pertobatan Ekologi” yang diinisiasi Unit Penyelenggara Katolik bersama KUA Pakem. Menurutnya, ekoteologi dapat menjadi instrumen penting dalam merekatkan kerukunan umat beragama melalui aksi nyata menjaga lingkungan. Program ini juga dipastikan akan terus berjalan dan terbuka bagi siapa pun untuk berkolaborasi dan bersinergi bersama KUA dalam mewujudkan lingkungan hijau, merawat ekosistem, serta meminimalisir polusi, terlebih Sleman merupakan wilayah yang rawan erupsi.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (14/4/2026) ini menjadi wujud nyata layanan Kemenag Katolik yang berdampak melalui kolaborasi lintas unit dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat moderasi beragama.

Kegiatan diawali di Kantor KUA Pakem dengan serangkaian agenda, mulai dari sambutan hingga serah terima pohon. Dalam sambutannya, Penyelenggara Katolik, Ismulyadi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan KUA Pakem dalam kegiatan tersebut.

Ismulyadi menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun kolaborasi lintas layanan untuk mewujudkan ekoteologi di lingkungan Gereja Katolik Stasi St. Ignatius Ponggol. “Kami menyampaikan terima kasih atas sinergi yang terjalin. Kegiatan ini menjadi langkah bersama dalam menghadirkan nilai iman yang diwujudkan melalui kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala KUA Pakem, Halimi, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang serta apresiasi atas inisiatif kolaboratif tersebut. Ia menegaskan bahwa KUA Pakem sangat mendukung kegiatan yang mengintegrasikan nilai keagamaan dengan kepedulian lingkungan.

“Kami menyambut baik dan sangat senang bisa terlibat dalam kegiatan ini. KUA Pakem siap mendukung program serupa dan terbuka untuk kerja sama ke depan. Bahkan kami siap menyediakan pohon-pohon apabila kegiatan seperti ini dilaksanakan kembali,” ungkap Halimi.

Ia juga menambahkan bahwa dukungan terhadap gerakan penanaman pohon sejalan dengan arahan Panewu Pakem yang mendorong pelestarian lingkungan, khususnya di bantaran sungai dengan jenis tanaman seperti beringin, preh, dan gayam.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan di Gereja Katolik Stasi St. Ignatius Ponggol dengan penyerahan pohon dan alat kebersihan dari KUA Pakem dan Penyelenggara Katolik kepada pihak gereja. Pengurus gereja, Sukita Giri, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan pohon dan alat kebersihan yang memang sangat dibutuhkan, khususnya untuk penataan lingkungan di bantaran sungai sekitar gereja,” tutur Giri.

Pada kesempatan tersebut, Kepala KUA Pakem kembali menegaskan dukungan penuh terhadap kegiatan yang mengusung nilai ekoteologi dan moderasi beragama, serta menyampaikan kebahagiaannya dapat dilibatkan dalam gerakan kolaboratif tersebut.

Puncak kegiatan ditandai dengan penanaman pohon di bantaran sungai sekitar gereja yang melibatkan seluruh peserta. Aksi ini menjadi simbol nyata pertobatan ekologis sekaligus penguatan sinergi lintas layanan Kemenag dalam memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala KUA Pakem H. Halimi, Penyelenggara Katolik Ismulyadi, Pengawas Katolik, Penyuluh Agama Katolik, serta pengurus Gereja Katolik Stasi St. Ignatius Ponggol, Leo Sama dan Sukita Giri.

Melalui kegiatan ini, Kemenag Sleman menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan keagamaan yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga transformatif, menyentuh aspek spiritual, sosial, dan ekologis secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

♿ Aksesibilitas