Rabu, Agustus 12, 2026
Berita Madrasah

Fasilitasi P3LP oleh Puskesmas Sleman: Upaya Peningkatan Kompetensi Penanganan Psikologis Awal di MTsN 4 Sleman

Kemenag Sleman News (MTsN 4 Sleman) – MTsN 4 Sleman menyelenggarakan kegiatan peningkatan kapasitas dalam penanganan kondisi psikologis awal melalui Fasilitasi Pelaksanaan First Aider Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP) bekerja sama dengan Puskesmas Sleman, Senin (13/4/2026).

Sebanyak 30 peserta yang terdiri dari siswa, guru, dan tenaga kependidikan mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Mereka dibekali pemahaman dasar serta keterampilan praktis untuk mengenali dan merespons kondisi psikologis awal yang mungkin dialami oleh warga madrasah.

Kepala MTsN 4 Sleman, Harsoyo, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Harsoyo menegaskan pentingnya peran seluruh warga madrasah dalam menciptakan lingkungan yang suportif. “Kami ingin seluruh warga madrasah memiliki kepedulian dan kemampuan dasar dalam menangani kondisi psikologis awal, sehingga tidak ada siswa yang merasa sendiri ketika menghadapi masalah,” tuturnya.

Hadir sebagai narasumber, psikolog Puskesmas Sleman, Firra Berlinawati, menyampaikan materi terkait pentingnya menjaga kesehatan jiwa, khususnya di kalangan remaja. Firra Berlinawati menjelaskan bahwa kesehatan jiwa memiliki peran yang sama pentingnya dengan kesehatan fisik dalam mendukung keberhasilan belajar dan kehidupan sehari-hari.

Dalam pemaparannya, Firra juga mengajak peserta untuk lebih peka terhadap tanda-tanda teman yang sedang mengalami masalah psikologis. Peserta diajak memahami cara memberikan pertolongan awal secara tepat serta didorong untuk tidak ragu mencari bantuan profesional ketika diperlukan. “Meminta bantuan bukan tanda lemah, tetapi justru bentuk keberanian untuk menjaga diri agar tetap sehat secara mental,” ungkap Firra.

Sementara itu, Koordinator UKS MTsN 4 Sleman, Sunarsih, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam penguatan layanan kesehatan di madrasah. “Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta mampu menjadi garda terdepan dalam memberikan pertolongan awal serta menjembatani teman atau siswa yang membutuhkan bantuan lebih lanjut,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, MTsN 4 Sleman menegaskan bahwa kesehatan jiwa adalah bagian penting dari proses pendidikan. Remaja sebagai kelompok yang rentan terhadap berbagai tekanan diharapkan semakin sadar bahwa ketika merasa tidak baik-baik saja, mencari bantuan adalah hal yang wajar dan penting. Dengan demikian, madrasah dapat menjadi ruang yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara menyeluruh. (epr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

♿ Aksesibilitas